fbpx

Ratusan Desa di Sulawesi Tengah Belum Miliki Akses Internet

waktu baca 2 menit
(Foto Ilustrasi)

Berita Palu, gemasulawesi – Ratusan desa di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih belum memiliki akses internet di tempatnya, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mohamad Nadir sebut saat ini ada 850 Desa yang tersebar dibeberapa daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang masih belum memiliki akses internet di tempatnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mohamad Nadir di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis 20 Mei 2022.

“Dari total 1.842 desa di Sulawesi Tengah, 942 desa sudah memiliki akses internet. Sedangkan 850 desa lainnya masih belum akses internet,” ucapnya, Kamis, 20 Mei 2022 di Palu.

Ia juga mengatakan, internet saat ini menjadi salah satu poin utama juga menjadi pendongkrak pembangunan di desa. Jika sebuah desa memiliki akses internet, maka penduduk desa ini dapat meningkatkan taraf hidupnya dengan menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan orang asing tanpa harus keluar desa dalam rangka mengembangkan potensi desa yang ada.

Nadir juga menjelaskan, di sisi lain, jika sebuah desa tidak memiliki akses internet, masyarakat yang tinggal di sana akan terisolasi dari dunia luar karena kurangnya informasi terkini. Sedangkan berdampak pada melambatnya pembangunan suatu desa dan warganya.

“Untuk mengatasi hal ini secara bertahap, kami akan memberikan akses internet ke desa-desa di Sulawesi Tengah setiap tahun dari tahun 2022 hingga 2024. Ini merupakan salah satu program utama Pemprov Sulteng dan didukung oleh Kementerian Desa, karena Kementerian Desa juga memiliki program untuk menyediakan akses Internet ke 3.000 desa di Indonesia,” jelasnya.

M Ridha Saleh Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan, kalau internet sudah tersedia di suatu desa, yang terpenting adalah memastikan jaringan internet di desa tersebut stabil. agar seluruh warga desa dapat mengakses internet dengan baik dan meningkatkan taraf hidup dan pembangunan di desa tersebut.

Baca: KPK Sebut Akan Terus Memburu Mantan Caleg PDIP Harun Masiku

Ia juga mengatakan hal itu merupakan salah satu cara untuk mentransformasi pembangunan di desa. Lantas bagaimana desa bisa menjadi basis tumbuhnya pembangunan di daerah. Untuk itu kami bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pemasok listrik yang merupakan anak perusahaan PLN untuk menstabilkan jaringan internet di desa. (*)

Baca: Bahas Persiapan Calon Jemaah Haji, Menag Yaqut Bertemu Menteri Saudi

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.