Kabupaten Parimo, Nyaris Tak Punya Zona Aman Gempa?

1
491
Kabupaten Parimo, Nyaris Tak Punya Zona Aman Gempa?
Peta indeks rawan bencana Indonesia (foto: Batamnews)

Parimo, gemasulawesi.com- Kabupaten Parimo nyaris tidak memiliki wilayah titik aman terhadap bencana gempa bumi.

Hal ini terungkap dalam dokumen Kajian Resiko Bencana BNPB tahun 2017-2021 yang dikantongi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo.

Ditemui gemasulawesi.com disela kesibukannya, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kesiapsiagaan, BPBD Parimo, Moh. Ikbal, menjelaskan hal tersebut.

Berdasarkan dokumen tersebut, terdapat 13 kecamatan di Parimo bertanda orange kemerahan.

“Kalau orange kemerahan artinya zona ancaman sangat tinggi, sisanya 10 kecamatan bertanda hijau muda kekuningan artinya zona sedang,” jelasnya, Jumat, 24 Mei 2019.

Rinciannya, wilayah zona ancaman sangat tinggi dimulai dari Kecamatan Parigi Selatan, Kasimbar, Mepanga, Ongka Malino, Bolano Lambunu, Lambunu, dan Taopa.

Kawasan pegunungan dan pesisir pantai di sejumlah wilayah itu dinilai memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana gempa bumi.

“Wilayah pegunungan merupakan pertemuan sesar Palu koro dan sesar Gorontalo, serta wilayah pesisir berhadapan dengan gunung merapi di Kabupaten Touna,” terangnya.

Kondisi tersebut juga kata dia, diikuti dengan potensi terjadinya bencana Tsunami.

Sampai sejauh ini, pihaknya baru dapat memberikan sosialisasi dalam bentuk tatap muka bersama warga, bekerjasama dengan berbagai lembaga kemasyarakatan dan BUMN.

“Serta, sosialisasi dalam bentuk leaflet, pamflet dan papan informasi terkait titik evakuasi, walapun masih kurang,” ungkapnya.

Ditanya terkait alat deteksi dini gempa bumi, Ikbal mengaku sudah pernah mengajukan pengadaanya.

Menurutnya, daerah ini memang membutuhkan minimal lima buah alat pendeteksi dini Gempa dan Tsunami tersebut.

“Sepengetahuan saya, pemerintah daerah masih dalam upaya untuk mendatangkan alat tersebut, karena harga per unitnya memang cukup mahal,” tandasnya.

Selain itu bencana gempa bumi dan tsunami, Kabupaten Parimo juga rawan ancaman bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, abrasi pantai, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan serta tanah longsor.

Baca juga: Huntap Parimo Terkesan Pakai Data Prematur

Laporan: Daniel

1 KOMENTAR

  1. […] dari Kabupaten Parimo, kami akan berpindah menuju Kabupaten Poso,” […]

Tinggalkan Balasan