Kabupaten Boalemo Dalami Pengembangan UMKM di Parigi Moutong

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boalemo Meimiti Daeng Pawewang. (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com – Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan dari Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo yang ingin belajar cara mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boalemo, Meimiti Daeng Pawewang dalam kunjungan kerjanya di Parigi Senin, 14 Maret 2022, mengakui kemampuan UMKM Parigi moutong dalam mengembangkan usaha.

Baca: Gubernur Sulawesi Tengah Pingsan di Acara Syukuran Pembangunan IKN

“UMKM Parigi Moutong sangat mandiri, dari pengolahan hingga pengemasan sangat baik walaupun belum tersentuh oleh pemerintah setempat,” tuturnya.
Ia mengemukakan, UMKM Parigi Moutong cukup banyak melakukan kegiatan usaha secara mandiri, terlihat dari hasil produksi dan kemasan suatu produk, sehingga hasil produk-produk unggulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pihaknya untuk ditindaklanjuti agar pela UMKM di daerah mereka dapat lebih berkembang.
Dalam kunjungan itu, Pemkab Boalemo juga tertarik menggandeng BAZNAS sebagai mitra untuk menghidupkan usaha-usaha kecil di daerah mereka, seperti yang telah dilakukan Pemkab Parigi Moutong melibatkan BAZNAS setempat mengintervensi UMKM.

Baca: Rekor Dunia Cristiano Ronaldo Dalam Sepak Bola

“Hasil studi banding ini, akan disampaikan kepada bupati kiranya BAZNAS dapat dijadikan mitra dalan membantu kemajuan UMKM,” tutur Meimiti.
Menurutnya, kunjungan dilakukan pihaknya sebagai langkah awal menjalin mitra kerja dengan Pemkab Parigi Moutong dengan harapan ke depan kedua belah pihak dapat saling memberikan kontribusi serta berkesinambungan dalam memajukan produk-produk lokal.
Mereka juga berharap, ke depan produk-produk lokal dapat dipromosikan oleh Pemkab Parigi Moutong, begitupun sebaliknya dengan sistem barter agar tercipta perputaran ekonomi masyarakat.

Baca: Cristiano Ronaldo Kunci Kemenangan Manchester United

“Kami punyai sejumlah produk unggulan, ada abon dan sambal ikan, termasuk sambal ikan teri. sedang produk kerajinan tangan ada sulaman benang atau ketawang dan songkok khas Gorontalo,” urainya.
Ia menambahkan, jika Parigi Moutong membutuhkan bahan baku produk olahan, Boalemo siap menjadi daerah penyuplai, salah satunya komoditas ikan basah, karena kedua daerah tersebut masih berada dalam kawasan Teluk Tomini.
“Parigi Moutong dan Boalemo masuk dalam jalur 6 Tol laut. Transportasi ini bisa dimanfaatkan untuk pengiriman produk,” katanya.

Baca: Pansel Buka Rekrutmen Pimpinan Baznas Parigi Moutong 2021-2026

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong Sofiana menjelaskan, pelaku UMKM di daerahnya juga memiliki produk-produk unggulan dengan jumlah UMKM kurang lebih 25 ribu pelaku usaha.
Dikemukakannya, BAZNAS yang saat ini menjadi mitra kerja instansi tersebut banyak membantu pelaku usaha di kabupaten itu, yang mana mereka mendapat stimulan Rp2,5 juta per orang dengan tujuan pengembangan produk dari sisi jumlah maupun kualitas.

Baca: Pelaku Usaha di Parimo Temu Kemitraan dengan Rumah BUMN

“Kerja sama lembaga ini berdampak positif bagi pelaku UMKM daerah. Produk kami juga mulai dilirik sejumlah daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) Produk olahan diekspansi ke Kaltim yakni bawang goreng dalam kemasan, gula aren khas daerah, VCO atau minyak kepala kampung dan olahan kelor sebagai produk unggulan,” tutup Sofiana. (dn)

Baca: Ratusan Anak Daerah Berpeluang Masuk Industri Perikanan Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.