Kabar Sulawesi Hari Ini, Desa Kasimbar Gelar Pesta Panen Raya Padi

waktu baca 3 menit
(Foto: Gubernur Sulawesi Tengah hadiri acara Adat Mappadendang Panen Padi Raya di Desa Kasimbar Parigi Moutong, Senin 30 Desember 2020, GemasulawesiFoto)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Kabar hari ini, Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah gelar acara pesta panen raya padi ‘Mappadendang’.

“Kegiatan Adat Mampadendang merupakan tradisi Bugis yang menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang berlimpah,” ungkap Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kabupaten Parigi Moutong, H Ardi Kadir, S.Pd., MM saat acara adat panen di Desa Kasimbar, Senin 30 November 2020.

Ardi Kadir yang juga selaku Sekda Parigi Moutong mengatakan, adat Mappadendang terus dilestarikan masyarakat Suku Bugis di tempat rantau.

Ini menjadi kabar gembira, apalagi kegiatan hari ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola.

Baca juga: Walikota: Sektor Jasa Jadi Tumpuan Ekonomi Kota Palu

Baca juga: Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

“Terimakasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah dan Wakil Bupati Parigi Moutong pada acara panen raya padi di Kasimbar,” tuturnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah, yang bisa kembali datang bernostalgia dengan masyarakat Parigi Moutong.

“Beliau tidak pernah lupa dengan masyarakat Parigi Moutong,” sebutnya.

Baca juga: Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Kebanggan tersendiri, Parigi Moutong selama ini selalu surplus beras. Ini karena faktor potensi pertanian di daerah ini sangat sangat tinggi.

Apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Suku Bugis yang terus melestarikan Adat Istiadat dimanapun berada.

Seperti acara Adat Mappadendang yang dilaksanakan saat ini, merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas panen padi yang berlimpah.

Baca juga: Kabar Corona Sulawesi Tengah, Terkonfirmasi Positif Tembus 195 Kasus

“Saya ingin agar kegiatan ini mendorong masyarakat lebih giat lagi untuk berusaha,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola menyampaikan rasa syukur, bisa hadir pada acara ini dengan sehat, tetap dalam protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Saya ingin kita semua agar untuk mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai menganggap remeh penyebaran covid 19. Karena Virus Corona menular dari orang tanpa diketahui,” pintanya.

Baca juga: Kabar Baik, Sulawesi Tengah Nihil Penambahan Pasien Corona

Selanjutnya ia menyampaikan, benar daerah ini surplus beras semenjak ia menjadi Bupati Parigi Moutong.

Namun, ia meminta agar masyarakat yang berkekurangan makan beras dari luar yang di distribusi Bulog.

“Saya harap masyarakat dapat menjual berasnya Ke Bulog Parigi Moutong. Tujuannya, agar beras yang di beli Bulog dapat didistribusikan kembali kepada masyarakat,” tuturnya.

Baca juga: Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Terkait itu, ia bahkan pernah melarang beras untuk tidak keluar dari wilayah sulawesi Tengah. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal disini.

Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan yang melestarikan adat istiadat seperti acara Adat Mapadendang di Desa Kasimbar Palapi.

“Tak lupa, mari mensukseskan Pilkada secara serentak tanggal 9 desember nanti. Masyarakat diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik , pilihlah siapa yang menurut saudara dapat memimpin Sulawesi Tengah untuk lebih baik lagi kedepan,” tutupnya.

Baca juga: Tambah Satu ODP Corona Parigi Moutong dari Kecamatan Kasimbar

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.