Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jokowi Soroti Tingginya Angka Kematian Covid-19

Jokowi Soroti Tingginya Angka Kematian Covid-19
Foto: Angka kematian covid19.

Barita nasional, gemasulawesi- Presiden Jokowi menyoroti angka kematian covid-19 di Indonesia kian meningkat. Sehingga meminta daerah menekannya dengan meningkatkan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat dan ketersediaan oksigen. 

“Daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi untuk tingkatkan kapasitas rumah sakit dan tempat isolasi pasien covid-19. tingkat stok oksigen di RS atau bagi yang sedang menjalani isolasi mandiri,” ungkap Presiden Jokowi, dalam konferensi pers disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 25 Juli 2021.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta para menteri gencar memberikan vitamin dan obat-obatan bagi warga sedang melakukan isolasi mandiri. Serta warga sedang mendapat perawatan di RS. Untuk menekan angka kematian covid-19.

Baca juga: Kota Palu Terbanyak Pasien Sembuh Covid 19 di Sulawesi Tengah

Pemerintah daerah pun diminta menggencarkan testing untuk mendeteksi warga positif corona.

“Kita harus selalu waspada ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular, oleh karena itu saya perintahkan testingtracing bisa ditingkatkan lebih tinggi dan respon treatment yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus angka kematian covid-19 meningkat tajam dalam sepekan terakhir. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap, beragam faktor melatarbelakanginya.

“Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor, kapasitas RS yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, serta meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata Luhut dalam dalam keterangannya, Sabtu 24 Juli 2021.

Baca juga: Bertambah, Dua Pasien Covid 19 Meninggal di Parigi Moutong

Rata-rata kematian covid-19 adalah pasien komorbid

Rata-rata angka kematian covid-19 adalah pasien meninggal menderita komorbid belum menerima vaksinasi. Atas hal itu, ia meminta ada upaya intervensi terkait sejumlah faktor itu.

“Setelah memahami faktor-faktor ini, kita harus melakukan intervensi untuk mengurangi angka kematian secara cepat,” ujarnya.

Data Kemenkes mencatat hingga sabtu kemarin, dalam sehari ada tambahan angka kematian covid-19 1415 kasus. Angka kematian terbanyak yakni di Provinsi Jawa Timur dengan 356 kasus menjadi 17.840 kasus.

Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatat 338 kasus menjadi 16.550 kasus. Kemudian, DKI Jakarta mencatat ada 151 kasus kematian menjadi 11.282 kasus kematian. (***)

Baca juga: Pemerintah Diingatkan Tidak Sembunyikan Kasus Covid 19 Pada Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post