Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jokowi: Petani di Indonesia Harus Menarik Minat Generasi Muda

Jokowi: Petani di Indonesia Harus Menarik Minat Generasi Muda
Foto: Illustrasi petani di Indonesia.

Gemasulawesi– Presiden Jokowi mendorong petani di Indonesia harus jadi profesi menjanjikan, menyejahterakan dan menarik minat generasi muda. Karena pertanian menjadi satu dari tiga sektor bertumbuh positif saat ini.

“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik baiknya. Kita harus membangun kemandirian pangan Indonesia dan kesejahteraan petani harus bisa meningkat secara signifikan,” ungkap Jokowi dalam keterangan tertulis, Sabtu 7 Agustus 2021.

Hal ini dia ungkapkan secara virtual saat membuka kegiatan pelatihan petani milenial Kementan kemarin.

Baca juga: Lemhanas Studi Isu Strategis Nasional di Kawasan IMIP Morowali

Jokowi menyambut baik program Kementan dalam membangun SDM petani di Indonesia.

“Saat ini total petani Indonesia sebanyak 71 persen berusia 45 tahun ke atas, sedangkan yang di bawah 45 tahun sebanyak 29 persen,” tegasnya.

Kedepan kata dia, petani di Indonesia diharapkan dapat menggarap sektor hulu hingga hilir, baik on-farm maupun off-farm.

Hal itu, meliputi pengolahan pascapanen, sampai ke packaging dan trading produk. Sehingga produk pertanian bisa dilakukan lintas negara, dengan demikian petani Indonesia memiliki peluang lebih besar.

“Kita harus tahu persaingan produk pertanian sekarang sudah lintas negara. Petani Indonesia harus kompetitif dalam keterampilan teknis, pemanfaatan model bisnis, model bisnis dan manajemennya,” tuturnya.

Sektor pertanian sangat strategis

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sektor pertanian sangat strategis untuk ketahanan perekonomian bangsa dan negara.

Oleh karena itu, perlu upaya seluruh jajaran untuk dapat bersama-sama mengelola pertanian di setiap daerah mulai dari desa hingga nasional.

“Pertanian sangat menjanjikan menghadirkan kehidupan lebih baik bagi bangsa dan rakyat. Pertanian itu given dari Tuhan yang mengaruniakan alam dan musim yang baik,” ungkapnya dikesempatan yang sama.

Saat ini tegasnya, kondisi stok pangan dalam kondisi aman. Hal itu, harus terus dijaga dan terus didorong.

Pengukuhan 2000 DPM dan DPA adalah upaya untuk menciptakan penguatan resonansi bagi para milenial untuk berkecimpung di sektor pertanian.

“Hari ini Bapak Presiden berkesempatan mengukuhkan 2.000 duta petani milenial dan duta petani andalan dan memberikan arahan supaya mereka dapat berfungsi secara maksimal, bagaimana para penyuluh hadir mendorong upaya-upaya mengajak generasi muda terlibat di dunia pertanian,” terangnya.

Berdasar data BPS, sektor pertanian mampu berkontribusi positif sebesar 1,75 persen pada tahun 2020 dan pada triwulan pertama 2021 tumbuh positif 2,95 persen. (***)

Baca juga: Sektor Pertanian Indonesia Kontribusi Pemulihan Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post