Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jerat Babi Tewaskan Warga di Mamuju, Pemilik Jadi Tersangka

Jerat Babi Tewaskan Warga di Mamuju, Pemilik Jadi Tersangka
Foto: Jerat Babi Tewaskan Warga di Mamuju, Pemilik Jadi Tersangka.

Gemasulawesi– Jerat babi membawa malapetaka kepada seorang seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju. Ia tewas tersetrum.

“Pemilik kebun berinisial M (41) memasang jerat babi menewaskan seorang ibu itu jadi tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan, saat press conference di Mapolresta Mamuju, Kamis 9 September 2021.

Tersangka M warga Desa Pattidi, Kecamatan Simboro, Mamuju itu memasang kawat dialiri listrik dengan menggunakan aki, Minggu 5 September 2021 malam untuk mencegah babi hutan masuk ke dalam kebunnya.

Baca juga: Dewan Pers Desak Polisi Usut Kasus Tewasnya Wartawan Sulbar

Namun, Senin 6 September 2021 pagi dia lupa mematikan setrum perangkap babi itu dengan alasan bermain sepak bola.

Akibatnya fatal, karena korban bernama Sudaiyah (48) hendak ke kebun miliknya tewas tersetrum arus listrik.

Pada pukul 11.00 Wita kata dia, tersangka naik ke rumah kebunnya lalu mematikan arus listrik jerat babi dipasangnya.

“Saat dicek, ternyata menemukan korban sudah terbaring kaku karena tersengat jerat babi yang dipasang tersangka,” tutur Pandu.

Pandu mengatakan, dalam kasus ini tersangka M ada unsur berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara menyembunyikan di rumahnya dan tidak memberitahukan kejadian itu ke orang lain.

“Dia takut diketahui orang lain,” ujar Pandu.

Dari tangan M, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit aki, gulungan kawat, dan satu unit Power Inventer. Tersangka M saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dia dijerat pasal 338 subs pasal 359 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegasnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Bulukumba belum lama ini. Korbannya petani asal Dusun Bontoloe, Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba.

Ia ditemukan tewas tewas bersama kudanya. Baharuddin tewas setelah tersengat listrik perangkap babi hutan.

Nasib nahas dialami Baharuddin, petani ditemukan

Kepala Kepolisian Sektor Ujung Loe, Inspektur Satu Muh Yusuf mengatakan, saat itu Baharuddin (61) ditemukan tewas saat hendak ke sawah miliknya dengan menunggangi kuda.

Namun, ketika melintas di kebun warga, ternyata terkena perangkap babi hutan yang dialiri listrik.

Saat ditemukan, ia meninggal dengan keadaan luka robek pada tangan, leher, telinga, lengan, paha melepuh. (a/**)

Baca juga: Perkosa Cucu, Kakek di Sumsel Diancam 15 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post