Jembatan Desa Lenggo Ambruk Diterjang Banjir

0
76
Foto jembatan putus Desa Lenggo, Polman,Sulbar (Dok: Masalembo)

Polman, gemasulawesi.comJembatan di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman, Provinsi Sulbar, ambruk diterjang banjir dan tergerus deras arus sungai.

Informasi yang didapatkan gemasulawesi.com dari Kepala Bidang Logistik BPBD, Polman, Provinsi Sulbar, Bugiman mengatakan, jembatan tersebut ambruk sekitar pukul 03:00 WITA, Sabtu, 8 Juni 2019.

“Kami sudah melaporkan perihal jembatan ambruk Desa Lenggo, kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Polman, setelah peninjauan langsung ke lapangan,” ungkapnya, Senin, 10 Juni 2019.

Jembatan Desa Lenggo memiliki bentangan panjang sekitar 130 Meter dan lebar dua Meter, yang dibangun melalui Anggaran Dana Desa Lenggo sekitar Tahun 2017.

Karena peristiwa terputusnya jembatan desa, memaksa memotong akses transportasi bagi petani dan warga setempat yang hendak menuju kebun tempat bercocok tanam mereka.

“Diketahui, jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung antar dua kecamatan dan dua desa yakni Desa Peburru Kecamatan Tutar dan Desa Lenggo Kecamatan Bulo, Polman,” jelasnya.

Untuk sementara, warga harus melewati sungai untuk menyeberang ke tempat tujuan, walaupun hal ini juga dikuatirkan menimbulkan masalah baru karena cuaca masih sering turun hujan yang menyebabkan air sungai kembali meluap.

Kepala Desa setempat yang berusaha dikonfirmasi belum bisa dimintai keterangan, karena masih terputusnya jalur transportasi.

Belum lagi wilayah ini memang berada jauh di atas pegunungan terpencil dan belum tersentuh jaringan komunikasi.

Andi Ibrahim Masdar: Kalau dana desa sudah tidak mampu menalangi, Pemda akan ambil alih perbaikan jembatan.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar mengatakan, berniat akan segera memperbaiki jembatan ambruk Desa Lenggo.

“Nanti akan dilihat, pola penganggarannya seperti pakai apa. Kalau dana desa sudah tidak mampu memperbaiki, Pemda yang akan mengambil alih perbaikan jembatan ,” tegasnya.

Ia telah memerintahkan dinas terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dibantu Pemerintah Desa setempat untuk mengecek lokasi tersebut.

Pengecekan bertujuan agar dilakukan analisa langkah restrukrisasi secepatnya, mengingat kebutuhan penghubung ekonomi warga desa.

Belum bisa ditaksir berapa jumlah total anggaran yang akan digunakan untuk membangun kembali sarana penghubung antara kedua desa tersebut.

Baca juga: Aksi Ngabuburit Ngamen Donasi Bencana Sulteng

Laporan: Kautsar

Tinggalkan Balasan