Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jamaah Umrah Indonesia di Stop ke Arab Saudi

Jamaah Umrah Indonesia di Stop ke Arab Saudi
Foto: Illustrasi Jamaah Umrah Indonesia.

Gemasulawesi– Jamaah umrah Indonesia di stop atau masih ditangguhkan untuk beribadah ke tanah suci, Arab Saudi.

“Otoritas Arab Saudi masih suspend jamaah Indonesia,” ungkap Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, di Jakarta, Rabu 25 Agustus 2021.

Ia mengatakan, Arab Saudi memang telah mencabut larangan masuk langsung bagi ekspatriat dari 20 negara, termasuk Indonesia, pada Selasa 24 Agustus 2021.

Baca juga: Hasil Kajian Vaksin Covid19 Penentu Jamaah Indonesia Berangkat Umrah

Namun, itu bukan untuk umum dan umrah. Jadi, umrah Indonesia di stop atau statusnya masih kena suspend. Dan belum bisa mengirim jamaah umrah Indonesia.

“Saudi hanya mencabut kebijakan larangan bagi para Muqimin atau orang yang sudah memiliki izin tinggal di Arab Saudi untuk kembali secara langsung. Namun, bukan untuk calon jemaah umrah,” sebutnya.

Selain umrah Indonesia di stop atau di suspend, pemerintah Arab Saudi juga masih melakukan kajian terkait penggunaan dua vaksin virus corona produksi China, Sinovac dan Sinopharm bagi para jamaah umrah Indonesia khususnya.

Sampai saat ini, hasil kajian belum keluar dari otoritas Saudi. Umrah Indonesia di stop atau di suspend menunggu kajian.

Baca juga: Wabup Ajak Wujudkan Kabupaten ODF

Nantinya, kajian menghasilkan keputusan, apakah calon jamaah umrah Indonesia dan negara lain, sudah memperoleh dua dosis vaksin itu bisa masuk ke Saudi untuk umrah atau tidak.

Untuk diketahui, Arab Saudi hanya menyetujui penggunaan vaksin virus corona buatan Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Johnson&Johnson.

Baca juga: Kemenag Harap Jamaah Indonesia dapat Kesempatan Ibadah

Kemenag Harap Jamaah Umrah Indonesia dapat Kesempatan Ibadah

Sebelumnya, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Khoirizi menyampaikan harapan agar warga Indonesia mendapatkan kesempatan ibadah ke Tanah Suci. Pasalnya, antrean jamaah Indonesia cukup panjang.

“Jumlah antrean jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya cukup banyak dan sudah hampir dua tahun menunggu,” ungkap Khoirizi.

Dubes Saudi menurut dia, telah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi terkait detail penyelenggaraan umrah 1443 H. Salah satu yang dibahas terkait jamaah Indonesia.

Baca juga: Jamaah Umrah Indonesia Wajib Penuhi Syarat dari Arab Saudi

“Tadi Dubes juga menjelaskan ketentuan kunjungan ke Arab Saudi yang berlaku saat pandemi ini bersifat umum, untuk penyelenggaraan umrah akan diatur tersendiri,” sebutnya.

Khoirizi menambahkan Arab Saudi tidak mempermasalahkan jenis vaksin jamaah umrah Indonesia asal mendapatkan persetujuan dari WHO. Termasuk salah satunya Sinovac.

“Oleh karena itu, kita semua berharap pandemi ini segera dapat diatasi dengan baik, sehingga bisa kembali seperti sediakala,” tutupnya. (**)

Baca juga: MUI Parigi Moutong Bolehkan Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan di Mesjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post