Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jalur Kebun Kopi Penghubung Parimo-Palu Putus Tertimbun Longsor

Jalur Kebun Kopi Penghubung Parimo-Palu Putus Tertimbun Longsor
Foto: Jalur Kebun Kopi Penghubung Parimo-Palu Putus Tertimbun Longsor.

Gemasulawesi– Jalur Trans Sulawesi Kebun Kopi penghubung Parimo-Palu putus tertimbun material tanah longsor. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi terhambat.

“Untuk jalur longsor itu masuk di wilayah Kabupaten Donggala, sekitar lima titik lokasi longsor, dan untuk percepatan kami dari Satlantas Polres Parigi Moutong memback up sesuai perintah Pak Kapolres.” ungkap Kasat Lantas melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Parigi Moutong, Aipda Sabri saat dihubungi, Rabu 15 September 2021.

Dia menyebut, longsor jalur kebun kopi penghubung Parimo-Palu tepatnya di kilometer 17 dari arah Kota Palu. Akibatnya terjadi kemacetan dan antrean panjang sekitar 1.500 kendaraan, mulai dari arah Palu hingga di wilayah Parigi Moutong.

Baca juga: Parimo Buka Jalur Distribusi Hasil Pertanian ke Kalimantan

” Jadi mulai dari perbatasan itu antrean panjang, begitupun sebaliknya,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya berupaya untuk membuka jalur satu arah guna mengurai kemacetan kendaraan di lokasi longsor. Tujuannya, agar kendaraan yang melintas dijalur itu tidak saling berpapasan.

“Kami buat sistem buka tutup, jadi kita lepas sekitar 20 kendaraan dari arah Kota Palu, setelah itu kita tutup dan begitupun sebaliknya.” jelas Sabri.

Namun, sekitar pukul 15.00 WITA hingga sore ini di lokasi longsor anteran kendaraan masih padat. Sebab, masih banyak kendaraan yang melintas dari luar kota masuk ke jalur kebun kopi.

Pihaknya berharap, pembersihan material longsor di jalur kebun kopi berjalan lancar. Sehingga, arus lalu lintas kembali normal, dan kendaraan-kendaraan penumpang maupun barang bisa melawati kembali jalur seperti sebelumnya.

Kemudian, pihaknya juga mengimbau kepada pengendara saat melintas di jalur itu agar selalu berhati-hati, mengingat di area itu banyak terdapat titik rawan terjadi longsor. Misalnya bebatuan, pohon tumbang yang jatuh dari puncak gunung.

“Dan saat ini antrean cukup panjang, karena kita pakai satu jalur untuk mengurangi kemacetan. Kira-kira dua kilometer antreannya,” pungkasnya.

Diketahui, jalur kebun kopi merupakan akses satu-satunya penghubung antara wilayah Parigi Moutong dan Kota Palu. Ketika intensitas curah hujan cukup tinggin terjadi, jalur itu sering terjadi longsor.

Upaya perbaikan dengan rehabilitasi dan rekonstuksi jalan terus dilakukan pemerintah, namun longsor masih saja tetap terjadi. (***)

Baca juga: Mobil Truk Bermuatan Tabung Oksigen Masuk Jurang Kebun Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post