Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Jalan Utama Penghubung Poso-Touna Amblas Diterjang Banjir

Jalan Jalur Utama Penghubung Poso-Touna Amblas Diterjang Banjir
Foto: Jalan Jalur Utama Penghubung Poso-Touna Amblas Diterjang Banjir.

Gemasulawesi– Jalur utama penghubung Poso-Touna dan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah putus akibat banjir. Amblasnya ruas jalur Trans Sulawesi itu, membuat kendaraan sama sekali tidak bisa melintas.

“Untuk sementara kendaraan tidak bisa melintas, karena banjir akibatkan ruas jalan amblas,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Touna, Ikhsan Badawi saat dihubungi, Sabtu 4 September 2021 malam.

Jalan amblas sepanjang empat meter dan lebar tiga meter terjadi di Desa Podi, Kecamatan Tojo, Touna. Itu disebabkan karena tingginya curah hujan yang mengguyur.

Baca juga: Longsor, Jalur Trans Sulawesi Tengah Palu-Kulawi Terputus

Menurut dia, Seluruh kendaraan untuk sementara tidak bisa melintas, baik dari arah Kabupaten Poso menuju Kabupaten Touna, begitu juga sebaliknya. Menurut dia, ratusan kendaraan dari arah berlawanan terpaksa tertahan di lokasi sambil menunggu perbaikan jalan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Touna.

“Hingga malam ini memang ratusan kendaraan masih tertahan di lokasi, sama sekali tidak bisa melintas. Kami sudah turunkan tim dari BPBD berkoordinasi bersama aparat TNI, Polri, dan unsur Camat setempat untuk ikut membantu perbaikan sementara. Tapi karena cuaca tidak mendukung, upaya perbaikan jalan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya.

Sementara itu, Hamimah (45) warga Desa Podi mengatakan, hujan deras terjadi sejak Sabtu sore. Diduga banjir itu adalah air kiriman dari pegunungan yang berada di sebelah Jalan Trans Sulawesi.

“Pada pukul 17.40 Wita, kami mendapat kabar bahwa Jalan Raya Trans Sulawesi terputus karena longsor yang diakibatkan oleh hujan yang deras, serta luapan air kiriman dari pegunungan,” ujarnya.

Di sepanjang wilayah dilalui banjir itu tidak terdapat permukiman warga. Aparat kepolisian dari Sektor Tojo maupun dari Polres Touna, serta TNI masih berada di lokasi banjir. Mereka tetap bersiaga dan memberikan imbauan kepada pengguna Jalan Trans Sulawesi agar menjauh dari lokasi kejadian, guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Sebagai antisipasi, pemerintah desa Podi memasang portal di tengah jalan di sebelah timur arah Ampana dan sebelah barat arah Poso. Tujuannya agar pengendara tidak melewati jalan putus itu. (***)

Baca juga: Banjir Desa Biga Parimo, Akses Jalan Trans Sulawesi Lumpuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post