Jakarta Tourisindo Gelar Asesmen Karyawan

waktu baca 3 menit
Sebagai Bagian dari Upaya Transformasi Perusahaan, Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board) Laksanakan Asesmen bagi 400 Karyawan secara Bertahap. (Foto Ist)

Berita Jakarta, gemasulawesi- Jakarta Tourisindo menggelar kegiatan asesmen bagi karyawan 27 November 2020 di Ruang Gambir, Grand Cempaka Business Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Untuk tahap pertama, sebanyak 38 karyawan akan mengikuti proses asesmen diselenggarakan dengan menggandeng PT Pengembangan Sumberdaya Indonesia (PT PSI) sebagai konsultan SDM untuk memastikan objektivitas penilaian.

Baca juga: Asesmen Kompetensi Minimum Siswa Tidak Perlu Bimbel

Asesmen menjadi bagian dari upaya transformasi perusahaan yang saat ini sedang dijalankan Jakarta Tourisindo.

Kegiatan asesmen dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya menyediakan hand sanitizer, memeriksa suhu tubuh sebelum memasuki ruangan dan wajib menggunakan masker, baik peserta maupun panitia asesmen.

Baca juga: Efisien 25 Persen, Ekspor dari Pelabuhan Pantoloan Kota Palu

Asesmen akan diikuti oleh seluruh karyawan secara bertahap dengan dua bentuk penilaian, yaitu penilaian oleh konsultan untuk level supervisor hingga General Manager dan penilaian oleh internal Jakarta Tourisindo untuk level staf.

Asesmen dengan konsultan akan dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu asesmen di level Executive Assistant Manager, Senior Manager/General Manager dengan menggunakan metode Asesmen Center. Itu dilakukan untuk melihat kompetensi para karyawan dan menempatkan karyawan di posisi yang tepat sesuai kompetensinya.

Baca juga: Tekan Potensi Konflik, Wali Kota Palu Ajak Rawat Kearifan Lokal

Tahap kedua yaitu asesmen di level supervisor dan manager dengan menggunakan metode Assessment Potential Review (Screening) untuk memotret potensi karyawan.

“Tujuan Jakarta Tourisindo menggelar asesmen adalah mencari tahu potensi seseorang dan menempatkannya pada posisi yang sesuai dengan potensi karyawan tersebut. Asesmen menjadi kebutuhan penting bagi Jakarta Tourisindo saat ini mengingat kami sedang melakukan transformasi perusahaan,” tutur Novita Dewi, Direktur Utama Jakarta Tourisindo.

Baca juga: Tiga Calon Sekda Dinilai Miliki Kompetensi Tinggi

Transformasi perusahaan kata dia, membutuhkan kinerja karyawan yang mampu bekerja cepat dan tepat sasaran sehingga perlu dipastikan karyawan berada di posisi yang sesuai.

Lebih lanjut, Novita mengatakan, asesmen menjadi barometer dan masukan bagi manajemen untuk menilai potensi-potensi apa perlu ditingkatkan dan program pengembangan apa akan sesuai dengan kondisi karyawan.

Baca juga: Tiga Nama Lulus Seleksi Kompetensi Jabatan Sekda

“Saya yakin karyawan mampu mengembangkan diri dan mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan positif yang sama-sama akan kita wujudkan,” katanya.

Transformasi Jakarta Tourisindo menjadi semakin signifikan karena adanya urgensi untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta setelah adanya pandemi Covid 19.

Baca juga: Seleksi Jabatan Sekda Parimo, Pansel Siapkan Dua Tes Lanjutan

Jakarta Tourisindo telah melakukan partisipasi aktif pada sektor kesehatan Jakarta dengan menyediakan akomodasi bagi tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjuang menangani pandemi Covid 19.

Kontribusi Jakarta Tourisindo tidak lepas dari arahan yang diberikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dengan adanya asesmen diharapkan transformasi perusahaan dapat berjalan lancar sesuai cita-cita perusahaan.

Baca juga: Suzuki Dominan, Joan Mir Juara MotoGP Eropa 2020

Transformasi perusahaan tidak hanya dilakukan dengan melakukan pembenahan fasilitas, program maupun sistem tata kelola perusahaan.

Karyawan sebagai aset perusahaan memegang peranan penting untuk menggerakan setiap strategi dan program yang dirancang demi mewujudkan mimpi besar transformasi Jakarta Tourisindo.

Laporan: Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.