Jajaran OPD Sulawesi Tengah Telusuri Banjir Parigi Moutong

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Tumpukan kayu di lokasi banjir bandang Kecamatan Torue

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di perintahkan Gubernur Sulawesi Tengah telusuri penyebab terjadinya banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, agar memastikan ada atau tidaknya kerusakan lingkungan di bagian hulu.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura melalui Tenaga Ahli, M Ridha Saleh, Sabtu 30 Juli 2022.

“Gubernur ingin mengetahui penyebabnya, apakah karena faktor alam atau kerusakan lingkungan,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, Sabtu 30 Juli 2022 melalui Tenaga ahli M Ridha Saleh yang dihubungi dari Palu.

Banjir bandang yang disertai material lumpur, kayu dan batu menerjang pemukiman warga di Desa Torue pada Kamis malam 28 Juli 2022. Tiga dusun, termasuk dusun 2, 3 dan 5, paling parah terkena bencana alam tersebut.

Baca: Masyarakat Diminta Laporkan SPBU Pembelian BBM Pakai Jeriken

Bencana tersebut memaksa 357 keluarga mengungsi ke daerah yang lebih aman. Pengungsi di kamp-kamp pengungsi sangat membutuhkan bantuan logistik.

Selain itu, tiga orang meninggal dunia dan empat orang hilang akibat bencana tersebut Ridha Saleh mengatakan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana banjir bandang yang mengakibatkan tiga warga meninggal dunia dan empat hilang.

Gubernur Rusdy Mastura mengarahkan OPD, termasuk BPBD, dinas sosial dan instansi terkait lainnya untuk mengambil tindakan segera penanganan jangka pendek telusuri banjir bandang di Parigi Moutong, Kecamatan Torue sekaligus membantu masyarakat sekaligus mencegah banjir bandang susulan.

Selain itu, kata dia, Gubernur Sulawesi Tengah juga telah memerintahkan OPD terkait untuk melakukan investigasi terkait penyebab banjir bandang itu.
“Karena ini terkait dengan isu lingkungan, Gubernur Rusdy Mastura akan melakukan kajian secara menyeluruh,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata dia, Gubernur Sulawesi Tengah juga akan berupaya memberikan santunan duka dan membantu perbaikan rumah warga yang rusak diterjang banjir.

Ia menambahkan, upaya pengurangan risiko bencana telah menjadi komitmen Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, seiring dengan kerentanan daerah ini terhadap bencana alam seperti banjir bandang, longsor, banjir, gempa bumi, dan lain-lain. (*/Ikh)

Baca: Resep Sambal Dabu Dabu Khas Manado

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.