Jaga Identitas Budaya Parimo, Ini Aksi Mahasiswa Moutong

Jaga Identitas Budaya Parimo, Ini Aksi Mahasiswa Moutong
AMKM adakan festival budaya (Foto: Astika)

Parimo, gemasulawesi.com Jaga identitas budaya Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), sejumlah mahasiswa dari Asosiasi Mahasiswa Kecamatan Moutong (AMKM) menyelenggarakan Festival Budaya.

Pantauan gemasulawesi.com, Sabtu, 3 Agustus 2019, festival budaya diselenggarakan di halaman Kantor Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo. Rencananya, kegiatan akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 02 hingga 04 Agustus 2019.

“Kami prihatin, generasi muda sekarang tidak lagi mengenali budayanya sendiri,” kata Ketua AMKM, Wahyu Pou, mahasiswa Fakultas Tehnik Universitas Tadulako.

Ia menjelaskan, saat ini adat istiadat, seni, permainan tradisional, dan budaya hanya sebatas kata-kata belaka. Tidak ada aksi nyata, karena anak muda milenial kini lebih terlena teknologi gadget dan game online. Sehingga, pihaknya akhirnya melaksanakan festival budaya untuk jaga identitas budaya.

Menurutnya, aksi tersebut adalah langkah nyata yang dilakukan mahasiswa untuk mengenalkan kembali budaya kepada warga, termasuk generasi muda.

Kata dia, ilmu dan teknologi yang berkembang saat ini, tidak harus membuat masyarakat kehilangan identitas budaya. Tapi sebaliknya, budaya harus berkembang sejalan dengan perkembangan informasi saat ini.

“Ayo kita terus perkenalkan dan kembangkan budaya kita. Manfaatkan waktu ini untuk menguasai ilmu dan teknologi untuk masa depan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Selama ini kata dia, kebiasaan yang sudah tertanam dalam tradisi selalu mengadopsi adat dan budaya dari daerah atau negara lain tanpa memperhatikan budaya sendiri.

Ia menambahkan, dalam festival budaya beragam acara seperti lomba puisi, cerpen, pameran kuliner, stand inovasi desa hingga permainan tradisional.

“Kami berharap kepada pemerintah desa agar lebih memperhatikan atau menumbuhkan budaya yang sudah lama hilang. Tujuannya, agar generasi penerus nantinya bisa melestarikan dan mencitrakan budaya masing masing,” tutupnya.

Laporan: Astika

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.