Parimo, gemasulawesi.com- Isu pemekaran DOB berbau “Hoax” diduga dihembuskan Camat Ongka Malino.

Isu pemekaran DOB disebutnya tinggal menunggu tujun bulan lagi akan terealisasi, pernyataan itu dihubungkannya dengan pembukaan kantor wilayah OPD di wilayah utara.

Terkesan memanfaatkan kebijakan Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotu, terkait pembukaan kantor wilayah sejumlah OPD di Kecamatan Tinombo, Camat Ongka Malino sebut Pemekaran DOB tinggal tujuh bulan lagi.

“Dia bilang tinggal 7 bulan,” ujar Yusup SP, salah satu anggota DPRD Parimo saat menghadiri pembahasan rancangan awal RPJMD Kabupaten Parimo antar DPRD dengan sejumlah Tim Penyusun rancangan RPJMD Pemda Kabupaten Parimo diruang sidang DPRD, pekan kemarin.

Yusup awalnya mempertanyakan apakah kebijakan Bupati untuk membuka kantor wilayah sejumlah OPD di Kecamatan Tinombo searah dengan rancangan RPJMD 2018-2023.

Pasalnya, kebijakan Bupati direspon camat Ongka Malino dengan menyampaikan kepada warga, pada kesempatan bicara diacara pernikahan.

“Nama camatnya itu Ahmadi, saya dengar alasan dia, dengan adanya pendekatan pelayanan yang dilakukan saat ini, itu sudah tanda-tanda “kita” sudah mau jadi pemerintah Daerah, itu disampaikan waktu acara pesta kepala desa Ambosagon, saya juga ada disitu,” ungkapnya.

Ia menuturkan hal tersebut menimbulkan kebingungan warga saat ini. Padahal, masih menjadi polemik di tingkat pemerintah Daerah Kabupaten Parimo.

Sementara itu, Camat Ongka Malino, Ahmadi, yang dikonfirmasi via telepon selularnya. Menuturkan, dirinya tidak bermaksud menyebarkan berita Hoax.

Penyampaiannya tersebut merupakan sebuah harapan sebagai warga yang sudah lama menantikan pemekaran DOB di wilayah utara Kabupaten Parimo.

“Saya ini SH, paham aturannya, moratorium DOB belum dibuka oleh presiden, semoga setelah pilpres nanti moratorium sudah dibuka,” tandasnya.

Laporan: Daniel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here