Ismail Panti Ralat Sebut Anggaran Disdukcapil 12 Miliar


Ismail Panti Ralat Sebut Anggaran Disdukcapil 12 Miliar
Ismail Panti, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parimo (Dokumentasi: Rafii)

Ismail Panti terkesan asal bicara soal anggaran APBD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Parimo tahun 2019.

Parimo, gemasulawesi.com- Saat hearing Komisi IV DPRD Kabupaten Parimo, kepada Disdukcapil beberapa waktu lalu, ia menyebutkan Disdukcapil mengelola anggaran 12 Miliar APBD Kabupaten Parimo tahun 2019.

Hearing terkait keluhan pelayanan Disdukcapil yang tidak maksimal, meskipun telah digelontorkan anggaran yang banyak.

Asal bicara terkait hal itu, mulai terkuak saat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Parimo, Yusrin Usman, mengungkapkan anggaran yang dikelola Disdukcapil Parimo, tidak sebanyak yang disebutkan Ismail Panti.

“Anggarannya tidak sebanyak itu,” ujar Yusrin, saat ditemui diruang kerjanya pekan kemarin.

Ismail Panti yang kembali ditemui media ini. Senin, 18 Maret 2019, menganulir pernyataan yang dilontarkannya saat hearing.

“Anggaran Disdukcapil Parimo untuk pelayanan KTP-EL senilai kurang lebih dua miliar saja,” ungkapnya, saat bertemu media ini di Disdukcapil Parimo.

Aneh, selaku ketua komisi IV DPRD Parimo yang nota bene mitra kerja Disdukcapil sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dirinya tidak mengetahui pasti anggaran yang dikelola OPD mitranya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dirinya juga disebut sebagai salah satu anggota Badan anggran (Banggar), pada pembahasan APBD Kabupaten Parimo tahun angggaran 2019.

Baca juga: Bahas Raperda RPJMD Parimo, DPRD Bentuk Pansus

Laporan: Muhammad Rafii


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Rafii

Penulis

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this