fbpx

Interpol Resmi Terbitkan Yellow Notice Orang Hilang Kepada Eril

waktu baca 2 menit

Nasional, gemasulawesi – Interpol telah resmi menerbitkan Yellow Notice atau pencarian orang hilang terhadap putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa disebut dengan panggilan Eril yang hilang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan kalau Interpol telah mengeluarkan Yellow Notice untuk Eril.

Sedangkan Yellow Notice adalah peringatan yang dikeluarkan oleh polisi global untuk kasus orang hilang.

“Ya betul, Interpol telah resmi menerbitkan yellow notice Eril,” Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada jurnalis, Jakarta, pada hari Kamis 02 Juni 2022.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Yellow Notice telah dikeluarkan untuk semua negara anggota Interpol.

Baca: Satu Jenazah Korban Tenggelam KM Ladang Pertiwi 02 Ditemukan

Semua negara anggota Interpol juga telah menerima informasi tentang hilangnya Eril.

“Dari pusat Interpol ditujukan kepada seluruh anggota Interpol dunia,” ucap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Selain itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo juga menegaskan polisi akan dilibatkan untuk memantau perkembangan pencarian putra sulung Ridwal Kamil itu.

Ia juga mengatakan, saat ini pihak Polri bekerjasama dengan Interpol, Polisi Swiss dan KBRI setempat juga terus aktif memantau perkembangan di lapangan.

Eril diketahui menghilang pada tanggal 26 Mei 2022 pukul 12 malam waktu setempat, saat berenang di Sungai Aare, Swiss.

Hari keenam pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Eril di Sungai Aare, Bern, Swiss, sampai saat ini belum membuahkan hasi, Selasa 31 Mei 2022.

Menurut kakak kandung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, kalau pihak keluarga saat ini sudah ikhlas dan siap menerima yang menjadi takdir Eril saat ini.

Selain itu, Erwin Muniruzaman kakak kandung Ridwan Kamil mengatakan, kalau saat ini pihak keluarga juga telah berkonsultasi dengan sejumlah ulama terkait musibah yang menimpa Eril tersebut.

“Dari pihak keluarga, kami telah berkonsultasi dengan ulama seperti Ketua MUI Kyai Rachmat Syafei dan Ustazd Adi Hidayat sehingga kami dapat mengetahui apa yang harus dilakukan untuk nasib Eril menurut hukum Islam,” katanya saat Konferensi pers pada Selasa 31 Mei 2022, di gedung Pakuan, Kota Bandung.

Namun, Erwin Muniruzaman mengatakan, hingga saat ini proses pencarian Eril tetap akan dilanjutkan. Polisi maritim dan tim SAR di Bern, Swiss, juga melakukan yang terbaik untuk menemukan Eril. (*)

Baca: Status Kepegawaian Honorer Akan Resmi Dihapus Oleh Pemerintah

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.