Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Inspektorat Duga Pengelolaan Dana Desa Kayuboko Ada Penyimpangan

Inspektorat Duga Pengelolaan Dana Desa Kayuboko Ada Penyimpangan
Foto: Kepala Inspektorat Daerah Parigi Moutong, Adrudin Nur.

GemasulawesiInspektorat Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menduga ada penyimpangan pada pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.

“Kami sudah mengundang Kepala Desa (Kades) Kayuboko ke kantor untuk diminta keterangan, hanya saja yang bersangkutan tidak kooperatif dalam memberikan tanggapan,” ungkap Inspektur Inspekorat Parigi Moutong, Adrudin Nur saat ditemui, Senin 13 September 2021.

Dia mengatakan, laporan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa Kayuboko ini sebelumnya telah sampai ditingkat penegak hukum. Hanya saja sebagai bentuk pembinaan, pihaknya menangani permasalah itu.

Baca juga: Kerap Banjir, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Ilegal Kayuboko

Ketika pihaknya melakukan tahapan pemeriksaan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pengelolaan DD dan ADD, dengan mendatangi aparat desa setempat, diketahui ada beberapa item kegiatan dianggap tidak jelas, karena tidak mampu dibuktikan secara administrasi.

“Kita minta dan datangi mereka, data-data pendukungnya tidak ada. Itu yang menjadi kendalanya kemarin,” ujarnya.

Menurut dia, sikap tidak kooperatif ditunjukan aparat desa, khususnya Kades Kayuboko menjadi dasar pihaknya untuk membentuk tim investigasi.

Tujuannya, agar berbagai item pelaksanaan di desa itu, dapat diketahui secara pasti dan dapat menjawab berbagai dugaan-dugaan yang ada.

Dia menyebut, sebagai pihak pengawasan daerah tetap akan meminta bukti pertanggungjawaban atas seluruh penggunaan anggaran, baik desa maupun instansi dilingkup pemerintahan Parigi Moutong.

Sehingga, pihaknya dapat mengambil kesimpulan terkait realisasi pengelolaan keuangan yang dilakukan.

“Tim investigasi sudah kami bentuk. Tim ini kami buat menindaklanjuti hasil pemeriksaan tim sebelumnya,” jelasnya.

Dia berharap, Kades dan aparat desa lainnya di Kayuboko lebih kooperatif dalam menyikapi pemeriksaan itu, dengan secara transparan menyampaikan seluruh pengelolaan keuangannya, baik DD hingga ADD.

Baca juga: Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Sebab, tidak menutup kemungkinan apabila masih juga ada upaya menutup-tutupi, persoalan itu akan dikembalikan ke aparat penegak hukum.

“Kami melakukan upaya pembinaan, sayangnya kemarin saat anggota turun kesana, tidak ada satupun mereka ditemui disana,” pungkasnya.

Baca juga: Lagi, Warga Olaya Keluhkan Imbas Tambang Emas Ilegal Kayuboko

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post