Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Ini Langkah Strategis Penanganan Covid19 di Sulawesi Tengah

Ini Langkah Strategis Penanganan Covid19 di Sulawesi Tengah
Foto: Rapat virtual Gubernur H Rusdy Mastura bersama emepat menteri.

Gemasulawesi- Gubernur H Rusdy Mastura, memaparkan berbagai langkah strategis penanganan covid19 di Sulawesi Tengah di hadapan empat menteri dalam rapat koordinasi secara virtual.

“Implementasi Kebijakan Intruksi Mendagri langsung kami tindaklanjuti dengan mengeluarkan Intruksi Gubernur Kepada Bupati dan Walikota,” ungkap Gubernur H Rusdy Mastura, saat membuka pemaparan rapat virtual di Kota Palu, Sabtu 21 Agustus 2021.

Langkah strategis penanganan covid19 di Sulawesi Tengah yang pertama kata dia, dalam memperkuat peran kepala desa dan Lurah, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran tentang pembentukan posko desa dan Isolasi Terpusat bekerjasama dengan Puskesmas setempat.

Baca juga: Lemhanas Studi Isu Strategis Nasional di Kawasan IMIP Morowali

“Kami membuat lomba bagi kepala desa dan Lurah terbaik dalam penanganan Covid19, hadiahnya sesuai Instruksi mendagri dan Surat Edaran Gubernur,” ujarnya.

Langkah strategis penanganan covid19 di Sulawesi Tengah lainnya yaitu terkait pelaksanaan vaksinasi. Saat ini telah mencapai 17 persen. Untuk lebih mengoptimalkan itu, pihaknya meminta distribusi vaksin ke daerah lebih diperbanyak.

Sementara kondisi BOR saat ini lanjut dia, masih tersisa 66 persen dari 1200 tempat tidur. Sedangkan, tempat isolasi terpusat belum terisi maksimal karena, orang tanpa gejala enggan menjalani isolasi.

“Hanya orang dengan riwayat penyakit dan gejala berat, mau dirawat di Rumah Sakit,” jelasnya.

Langkah strategis penanganan covid19 di Sulawesi Tengah berikutnya adalah terkait cadangan oksigen. Ia menilai itu sangat mencukupi karena ada dukungan dari beberapa perusahaan beroperasi di Sulawesi Tengah. Seperti PT. IMIP, Poso Energi, Dongi dan Sinoro.

“Kita bersyukur dengan adanya peran swadaya masyarakat dalam penanganan Covid19. Banyak perusahaan memberikan dukungan bantuan, serta LSM atau Organisasi Sosial bergerak bersama pemerintah untuk percepatan penanganan,” imbuhnya.

Pihaknya juga sempat menyinggung berbagai bantuan dari Kementerian Kesehatan, berupa oksigen konsentrat, Alat Pelindung Diri (APD) dan masker untuk kepentingan perawatan pasien covid19.

Gubernur dorong percepat penyaluran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Bank Sulteng

Sehubungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Gubernur pun menyatakan telah melakukan penandatangan MOU bersama BRI terkait penyaluran Kredit bunga kecil dan persyarakat mudah sebesar Rp5 triliun.

Pihaknya terus mendorong Perbankan mempercepat penyaluran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Bank Sulteng.

Bahkan, bantuan beras kepada masyarakat sebanyak 10800 Kelapa Keluarga, sebanyak 10 Kg.

“Kami juga akan melakukan kerjasama dengan Indofood, untuk pemberdayaan petani di Kabupaten Sigi. Lalu, kerjasama dengan China untuk peningkatan produksi tanaman kedelai,” terangnya.

Pihaknya, terus mendorong Bupati dan Walikota agar lebih serius dalam mempercepat pemutusan rantai penularan Covid19 di Sulawesi Tengah, terutama dalam pengetatan pembatasan mobilitas masyarakat. (***)

Baca juga: Parigi Moutong Dorong Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post