Ini 8 Alasan Bisa Membatalkan Puasa Anda

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Ilustrasi

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Salah satu hal yang membatalkan puasa Ramadhan adalah makan dan minum. Namun, jika Anda tidak sengaja makan dan minum atau lupa misalnya, puasanya tidak batal dan masih bisa dilanjutkan. Berbeda dengan makan dan minum dengan sengaja dan sadar saat berpuasa.

Sebagaimana sabda Nabi SAW dalam salah satu hadits berikut ini: “Barang siapa yang makan karena lupa pada saat puasa, maka wajib melengkapi puasanya karena Allah benar-benar telah memberinya makan dan minum” H.R Al Bukhari Muslim. Disebutkan pula dalam hadits bahwa orang yang makan dan minum karena lupa ketika berpuasa, puasanya tetap sah dan tidak membutuhkan qadha dan membayar kafarat dengan mengamalkan puasa Ramadhan, kita harus berhati-hati dan ketahuilah semua yang dapat membatalkan puasa sebagai berikut:

  1. Memasukkan sesuatu ke dalam tubuh dengan sengaja.

Puasa akan di anggap batal  jika Anda dengan sengaja memasukkan sesuatu ke dalamnya. Dalam istilah fiqih disebut jauf, yaitu lubang yang didasarkan pada organ dalam seperti mulut, telinga, dan hidung. Lubang jauf ini memiliki batas awal yang menurutnya apabila benda tersebut melebihi batas maka puasanya dikatakan batal.Selama waktu tersebut, jika Anda memasukkan benda dalam batas pembukaan lubang, puasanya tetap sah. Puasa batal jika ada benda, baik itu makanan, minuman, atau benda lain yang sampai ke tenggorokan. Namun puasa tetap sah jika benda tersebut belum menyentuh tenggorokan.

  1. Memasukkan obat ke dalam qubul dan

Mengobati atau menyembuhkan penyakit dengan memasukkan obat ke dalam qubul dan dubur dapat membatalkan puasa. Misalnya, seseorang yang menderita wasir dan mengobatinya dengan memasukkan obat melalui duburnya. Seperti halnya orang sakit yang memasang kateter urin.Jadi dua hal ini bisa membatalkan puasa.

  1. Muntah yang disengaja.

Jika seseorang secara tidak sengaja muntah dan tidak lagi menelan muntahannya, maka puasanya tetap sah. Namun lain halnya jika muntah itu disengaja dan ada muntahan yang tertelan, maka puasanya batal.

  1. Berhubungan

Orang yang berpuasa dan berhubungan seks, puasanya dianggap batal atau tidak sah. Tidak hanya dibatalkan, orang tersebut juga harus membayar denda atas perbuatannya. Denda ini adalah puasa selama dua bulan berturut-turut.Jika tidak Orang yang berpuasa dan berhubungan seks, maka puasanya batal. Tidak hanya batal, orang tersebut juga harus membayar denda atas perbuatannya. Denda ini adalah puasa selama dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu, bayar mud (0,6 kg) kepada 60 orang miskin. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan dosa berhubungan intim saat berpuasa.

  1. Air mani keluar melalui kontak dengan

Misalnya, air mani keluar karena masturbasi atau kontak dengan kulit lawan jenis tanpa berhubungan seks.Ini berbeda dengan mimpi basah, jika seorang pria berpuasa dan mimpi basah , maka puasanya tetap bisa dilanjutkan.

  1. Haid dan nifas.

Wanita yang sedang haid atau setelah melahirkan tidak boleh berpuasa, tetapi wajib menggantinya setelah Ramadhan.

  1. Gila.

Jika seseorang berpuasa dan tiba-tiba menjadi gila, maka puasanya tidak sah.

  1. Murtad.

Seseorang yang berpuasa dan memutuskan untuk meninggalkan Islam atau murtad maka puasanya batal atau orang yang mengingkari keesaan Allah dan hukum Islam juga dicabut puasanya. Tidak hanya dengan berbuka, orang-orang yang mengingkari Keesaan Tuhan dan Syariah juga dipaksa untuk mengubah puasanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.