Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Indonesia Timbang Beri Vaksinasi Booster Covid19 Dosis Ketiga

Indonesia Timbang Beri Vaksinasi Booster Covid19 Dosis Ketiga
Foto: Vaksinasi Booster Covid19.

Berita nasional, gemasulawesi– Data klinis Indonesia menunjukan penurunan antibodi usai jalani suntikan dosis kedua vaksin CoronaVac milik Sinovac Biotech. Sehingga, pemerintah mempertimbangkan melakukan vaksinasi booster covid19 atau dosis ketiga.  

“Saat ini, dewan penasehat imunisasi merekomendasikan penambahan penyuntikan, 12 bulan setelah dosis kedua,” ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia di Jakarta, Rabu 28 Juli 2021.

Meskipun menunjukkan adanya penurunan tingkat antibodi, namun itu masih cukup untuk memberikan perlindungan, tanpa memberikan info rinciannya.

Baca juga: Relawan Parimo untuk Sulbar Jalani Rapid Tes, Satu Reaktif

Ia mengungkapkan, dewan penasihat imunisasi juga telah merekomendasikan vaksinasi booster covid19, tepatnya 12 bulan setelah dosis kedua.

Indonesia sendiri telah memulai vaksinasi booster covid19 kepada tenaga kesehatan menggunakan vaksin Moderna.

Wacana penyuntikan vaksin dosis ketiga sedang banyak dibicarakan beberapa ahli untuk meningkatkan efektivitas vaksin melawan covid19 varian baru dan adanya penurunan kemanjuran vaksin.

Menyusul adanya hasil penelitian dilakukan Peneliti China dan diterbitkan di salah satu Makalah, Minggu 25 Juli 2021.

Peneliti China mengungkapkan, antibodi dipicu vaksin covid19 CoronaVac milik Sinovac Biotech menurun di bawah ambang batas utama sekitar enam bulan setelah suntikan dosis kedua, pada sebagian besar penerima.

Sehingga, perlu dilakukan suntikan dosis ketiga untuk meningkatkan antibodi itu.

“Untuk peserta yang sudah menerima dua dosis, dengan rentang dua sampai empat minggu, hanya 16,9 persen dan 35,2 persen memiliki tingkat antibodi di atas ambang batas enam bulan setelah dosis kedua,” tulis dalam sebuah makalah yang diterbitkan, Selasa 27 Juli 2021.

Antibodi manusia usai vaksin

Para peneliti mengatakan tidak jelas bagaimana penurunan antibodi itu akan mempengaruhi efektivitas vaksin. Karena para ilmuwan belum mengetahui secara tepat ambang batas tingkat antibodi untuk vaksin dapat mencegah infeksi Covid-19.

Peneliti juga menemukan peserta dalam beberapa kelompok menerima dosis ketiga vaksin Sinovac. Setelah enam bulan penyuntikan dosis kedua menunjukkan peningkatan sekitar 3-5 kali tingkat antibody.

Setelah 28 hari penyuntikan ketiga dibandingkan antibodi terlihat pada penerima vaksin Sinovac dua dosis dengan waktu penyuntikkan 28 hari.

Dalam penelitian ini peneliti China melibatkan peserta berjumlah 50 orang lebih pada masing-masing kelompok, dan melibatkan 540 peserta untuk disuntik vaksin dosis ketiga atau plasebo (vaksin palsu). (***)

Baca juga: Masuk Poso Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Antibodi, Berlaku Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post