Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Indonesia Pantau Perkembangan Afghanistan dari Islamabad

Indonesia Pantau Perkembangan Afghanistan dari Islamabad
Foto: Illustrasi perkembangan Pakistan.

Gemasulawesi– Indonesia pantau perkembangan Afghanistan dari Islamabad. Pemerintah menyiagakan tim kecil atau esensial terbatas terdiri dari satu kuasa usaha sementara dan tiga home staf.

“Tim kecil ini akan terus melakukan asesmen situasi Afghanistan setiap hari dan menentukan langkah selanjutnya,” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah, di Jakarta, Minggu 22 Agustus 2021.

Menurut dia, meskipun situasi masih tidak menentu, tetap Indonesia pantau perkembangan Afghanistan.

Baca juga: Misi Evakuasi di Afghanistan, 26 WNI dan 7 WNA Tiba di Indonesia

Namun, operasional Kedutaan Besar (KBRI) Kabul tetap beroperasi. Hanya saja pengoperasian itu, dilakukan pihaknya dari negara terdekat Afghanistan yakni Pakistan.

“Saat ini staff kedutaan melaksanakan operasional KBRI Kabul dari Islamabad, Pakistan” ujarnya.

Dia menyebut, jika kondisi Kabul sudah terkendali, staf perwakilan Indonesia akan kembali ke negara itu.

Seperti diketahui, Afghanistan tengah mengalami masa ketidakpastian pemerintahan setelah Taliban menduduki pemerintahan.

“Pada waktunya mereka akan kembali ke Kabul,” ujarnya.

Kemudian, para WNI yang kembali ke Indonesia adalah mereka telah terdata di KBRI Kabul.

Juru Bicara Kemenlu RI juga belum mengikuti kembali kondisi terkini para WNI dan sejumlah warga asing telah kembali dari Kabul ke Tanah Air.

Baca juga: Kemlu Siapkan Rencana Evakuasi WNI di Afghanistan

Menlu sebut WNI di Afghanistan tiba dengan selamat ke Indonesia

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan, para WNI yang tiba di Jakarta dalam keadaan selamat dan sehat. Terkecuali satu orang WNI yang tidak dalam keadaan sehat, namun bukan Covid19.

Mereka semua menjalankan protokol kesehatan ketat dari Kabul dan setibanya di Indonesia mengingat situasi pandemi masih menyelimuti dunia.

Selain 26 WNI dievakuasi, terdapat lima warga negara Filipina dibantu evakuasinya sebab negaranya meminta bantuan RI.

Juga turut dalam proses evakuasi pemerintah Indonesia yakni dua warga negara Afghanistan. Satu orang suami dari salah satu warga negara Indonesia dan satu lagi staf lokal bekerja di KBRI.

Tantangan dalam proses evakuasi WNI dari Kabul kata dia, salah satunya izin mendarat pesawat TNI AU sempat ditunda karena, situasi di negara itu tidak kondusif. (***)

Baca juga: Parigi Moutong Akan Terima Ratusan Vial Vaksin Moderna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post