Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Indonesia Belum Mampu Optimalkan Potensi Industri Produk Halal

Indonesia Belum Mampu Optimalkan Potensi Industri Produk Halal
Foto: Wakil Presiden Maruf Amin.

Gemasulawesi– Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin menilai Indonesia belum mampu mengoptimalkan potensi industri produk halal dalam negeri.

“Ini sangat disayangkan, seharusnya kita mampu memanfaatkan potensi secara optimal seperti negara muslim lainnya,” ungkap Ma’ruf Amin di Jakarta, Kamis 29 Juli 2021.

Indonesia seharusnya dapat memanfaatkan potensi itu di industri produk halal seperti Malaysia. Sebab, negara itu saat ini merupakan salah satu negara muslim sangat memanfaatkan potensinya.

Baca juga: Disperindag: Penting, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Parimo

Bahkan, Brasil dengan muslim minoritas, menjadikan dirinya sebagai produsen makanan halal terbesar di dunia.

Merujuk pada Global Islamic Report Tahun 2019, Brasil tercatat memiliki nilai ekspor produk makanan dan minuman halal terbesar di dunia, yakni mencapai 5,5 miliar dolar AS.

Negara dengan minoritas muslim lain mengekspor produk makanan dan minuman halal terbesar kedua di dunia adalah Australia, dengan nilai ekspor 2,4 miliar dolar AS.

Ma’ruf Amin berharap, seluruh pihak terkait untuk dapat memanfaatkan seluruh potensi industri produk halal dan meningkatkan ekspor.

Baca juga: Fadli Zon: Pemerintah Harus Rangkul Habib Rizieq Shihab

Sehingga, Indonesia dapat menjadi produsen halal terbesar di dunia.

“Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk kegiatan usaha syariah baik skala besar maupun kecil,” ujar mantan Ketua MUI itu.

Indonesia masih impor produk makanan halal

Dia menyayangkan Indonesia masih harus mengimpor produk makanan halal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim di dalam negeri.

Baca juga: Demo Aliansi Muslim Poso Sulteng, Tuntut Keadilan Korban Salah

“Jangankan sebagai produsen dan menjadi pemain global, untuk memenuhi kebutuhan makanan halal domestik saja kita masih harus impor,” ungkapnya.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Indonesia masih cukup besar membelanjakan produk halal, yakni mencapai 173 miliar dollar AS atau 12,6 persen dari pangsa pasar produk makanan halal dunia.

“Indonesia justru menjadi konsumen produk halal terbesar di dunia, menjadi konsumen terbesar dibandingkan dengan negara mayoritas muslim lainnya,” tutupnya. (***)

Baca juga: Wapres Minta Tempat Wisata Papua Ada Musholla dan Makanan Halal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post