Ikatan Apoteker Parigi Moutong Bagikan APD dan Masker ke Petugas Perbatasan

waktu baca 2 menit
Ikatan Apoteker Indonesia Parigi Moutong bagikan APD, masker dan lainnya kepada petugas perbatasan.

Berita parigi moutong, gemasulawesi.comIkatan Apoteker Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng ) Bagikan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker kepada petugas di perbatasan.

“Alhamdulillah dari rembuk bersama semua teman sejawat Apoteker di Parigi Moutong akhirnya kami bisa mengumpulkan APD, masker kain dan gentong cuci tangan untuk atasi virus corona,” ungkap Ketua PC IAI Parigi Moutong Sulteng, Devi Artini Uga, S. Farm., Apt, Minggu 19 April 2020.

Ikatan Apoteker Indonesia Parigi Moutong memberikan bantuan donasi di lima pintu perbatasan yang ada di Parigi Moutong, yaitu perbatasan Toboli, Sausu, Kasimbar, kotaraya dan Moutong untuk antisipasi wabah virus corona.

Ia menjelaskan, awal Maret 2020 sebenarnya pihaknya bersepakat untuk mencegah pandemi virus corona, berencana membuat hand sanitizer gratis untuk warga yang bisa diambil di 33 Apotek yang tersebar di Parigi Moutong.

Namun, karena bahan baku sangat sulit didapatkan terutama alkohol, akhirnya kami batalkan. Kemudian kami beralih ke bahan-bahan yang paling dibutuhkan di perbatasan untuk pencegahan virus corona.

“Aksi kami bertujuan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona, dilaksanakan sampai di lima titik perbatasan,” terangnya.

Baca juga: Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu Sulteng Dapat Bantuan APD

Ia mengatakan, kedisiplinan seluruh pihak secara bersama terutama warga untuk tetap di rumah menjadi sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

Alasannya, banyak yang kami jumpai di perbatasan, kadang perjalanan yang dilakukan warga tidak terlalu penting. Bahkan bisa ditunda seperti bersilaturahmi ke keluarga dari Gorontalo ke Parigi Moutong Sulteng.

Padahal, kalau seluruh pihak sama-sama disiplin, sangat membantu pihak petugas, tenaga kesehatan yang bertugas di perbatasan.

“Kami dari organisasi maupun pribadi mendukung dan memberikan penghormatan kepada seluruh petugas di perbatasan, baik tenaga kesehatan, pihak kepolisian, TNI dan pemerintah kecamatan dan desa, Sat Pol PP, dinas perhubungan, insyaa Allah selalu diberikan kesehatan, serta selalu dilindungi yang maha kuasa, Allah swt,” tuturnya.

Selain membagikan APD dan masker lanjut dia, pihaknya juga memasang spanduk edukasi tentang pentingnya mencuci tangan. Serta tujuan kenapa dilakukan social distancing selama pandemi virus corona.

Harapannya, dapat mengurangi dampak penyebaran virus corona, sehingga korban akibat virus itu dapat ditekan.

“Kita semua berdoa wabah virus corona cepat selesai, agar warga dan kehidupan dapat berjalan dengan baik kembali,” tutupnya.

Baca juga: Dua Tambahan Positif Corona Sulawesi Tengah, Asal Kota Palu dan Buol

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.