Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Hidup Berdampingan Bersama Covid19, Pemerintah Perkuat 3T

Hidup Berdampingan Bersama Covid19, Pemerintah Perkuat 3T
Foto: Illustrasi hidup bersama covid19.

Gemasulawesi- Untuk hidup berdampingan bersama covid19 selain perketat protokol kesehatan, Presiden Jokowi mengarahkan soal kajian peta jalan untuk telusur, tes, dan tindak lanjut (tracing, testing, treatment/3T). Nantinya, itu hanya kepada suspek atau kontak erat bergejala.

“Arahan bapak presiden nanti testing dan tracing harus sangat terarah, tidak massal, benar-benar butuh. Atau, istilahnya ahli kesehatan adalah testing epidemiologi, bukan untuk skrining. Bukan semua orang dites karena mau melakukan aktivitas tertentu,” Budi dalam konferensi pers virtual Perkembangan PPKM, Senin 23 Agustus 2021 malam.

Menurut dia, hidup berdampingan bersama covid19 dengan pendekatan untuk testing dan tracing itu, akan diperkuat.

Baca juga: Oknum Pendamping PKH Parigi Moutong Jadi Tersangka

“Testing-tracing kuat sangat diperlukan untuk hidup bersama epidemi. Kalau tadinya melawan pandemi, berubah jadi hidup bersama epidemi,” imbuhnya.

Budi menjelaskan, prokes hidup berdampingan bersama covid19 akan memanfaatkan sistem Teknologi Informasi (TI) seperti aplikasi Peduli Lindungi guna memastikan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

“Kami kerjasama dengan beberapa asosiasi, perkumpulan, untuk mulai susun protokol kesehatan berbasis TI. Ada aplikasi Peduli Lindungi yang kita pakai secara nasional untuk jaga prokes,” kata dia.

Baca juga: Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

Pemerintah berharap, dengan pemanfaatan aplikasi itu, masyarakat Indonesia bisa terbiasa dengan pandemi dan bisa hidup berdampingan bersama covid19 sebagai epidemi.

“Sehingga kita bisa hidup bersama epidemi, dengan menyeimbangkan kesehatan dan ekonomi,” kata Budi.

Penggunaan teknologi berbasis TI ke depannya akan jadi salah satu syarat berkegiatan demi menjaga penerapan protokol kesehatan di segala sektor kegiatan.

Baca juga: Parigi Moutong Petakan Potensi Daerah Melalui Sistem Informasi

Penerapan teknologi berbasis TI dalam protokol kesehatan

Penerapan teknologi berbasis TI dalam protokol kesehatan akan hadir dalam sektor industri, perdagangan, perkantoran, pariwisata, pendidikan, hingga sektor hiburan seperti pertandingan bola, konser, atau kuliner.

Budi juga menyebut pemanfaatan teknologi berbasis TI akan digunakan dalam menerapkan protokol kesehatan saat ritual keagamaan atau hari raya besar.

“Ritual-ritual keagamaan yang setiap Minggu atau hari raya besar, nanti akan disusun prokes atas arahan Presiden Jokowi, berbasis TI, berpusat di aplikasi Peduli Lindungi,” tuturnya.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Perluas Testing dan Tracing Covid 19

Sebagai informasi, pandemi adalah wabah penyakit yang terjadi serempak di sejumlah wilayah negara/benua. Atau, dengan kata lain itu menjadi masalah bersama dunia dalam satu waktu.

Sementara epidemi adalah ketika suatu penyakit telah menyebar dengan cepat ke wilayah atau negara tertentu dan mulai memengaruhi populasi penduduk di wilayah atau negara itu. (***)

Baca juga: Parigi Moutong Manfaatkan Laboratorium PCR Mobile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post