11 Pemuda Parigi Moutong Berjalan Kaki Menuju Lokasi Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani, Melepas 11 Pemuda Berjalan Kaki Menuju Lokasi Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri di Kota Palu. (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, Minggu, 8 April 2022, pukul 09.00 Wita, melepas 11 pemuda berasal dari organisasi ikatan alumni Alkhairaat, Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, yang berjalan kaki dalam rangka menghadiri Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri di Kota Palu.

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto melepas 11 pemuda tersebut di halaman Mts Alkhairaat Desa Donggulu Kecamatan Kasimbar.

Menurut Sayutin, aksi 11 pemuda tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri, yang telah menyiarkan Islam di Sulawesi tengah baik berjalan kaki maupun menggunakan dokar.

“Ini seperti mengingatkan kembali, bagaimana Islam itu disyiarkan khususnya di Sulawesi tengah dan umumnya di kawasan Indonesia timur. Semoga pemuda Abnaul Khairaat yang berjalan kaki menuju lokasi Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri bisa mendapatkan dan kesadaran lebih tinggi dalam syiar agama Islam,” tuturnya.

Lanjut Sayutin, ide berjalan kaki menempuh jarak tempuh Donggulu-Palu kurang lebih 122 km murni diniatkan untuk mengenang perjuangan Habib Idrus bin Salim Aljufri dalam syiar agama Islam. Ia menghimbau, kepada warga yang dilewati oleh rombongan pemuda yang berjalan kaki menuju lokasi Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri di Palu memberikan support dan dukungannya.

“Ghiroh mereka ini patut kita acungkan jempol, kecintaan mereka terhadap ulama coba mereka buktikan dengan cara berjalan kaki. Mari kita support dan bantu mereka agar bisa sampai ditujuan dengan selamat,” pungkasnya. (Fan)

Baca: Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.