Guru PAUD Ikuti Diklat Penurunan Stunting

0
103
Guru PAUD Ikuti Diklat Penurunan Stunting
Diklat Guru PAUD desa di Mamuju (Foto: Aqil)

Mamuju, gemasulawesi.com Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari tiap desa di Kabupaten Mamuju mengikuti program pelatihan peningkatan kompetensi program penurunan angka stunting.

Pemda Mamuju menganggap perlunya Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik yang mumpuni terkhusus guru PAUD desa agar bisa mewujudkan target penurunan stunting dimulai dari setiap desa.

“Guru PAUD mesti mendalami cara penanganan stunting yang tepat. Bermula dari anak usia dini tentunya,” sambutan Sekretaris daerah (Sekda) Mamuju, H Suaib Kamba, membuka Pelatihan peningkatan kompetensi pendidik PAUD.

Ia mengatakan, agar dapat menjadi penerus bangsa khususnya daerah yang baik, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan mutlak diperlukan.

Sementara itu Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Abdul Rahim yang turut mendampingi Sekda Mamuju mengungkapkan, peserta yang hadir merupakan guru pendamping muda dari perwakilan 20 desa.

“Empat kecamatan menjadi peserta Diklat tahap pertama. Diantaranya Kecamatan Mamuju, Simboro, Kalukku dan Bala-balakang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kegiatan peningkatan SDM tenaga pendidik PAUD desa harus didukung. Guru Paud harus memiliki sertifikat kompetensi.

Sehingga kata dia, pengetahuan pencegahan stunting kepada warga desa dapat tersampaikan dengan baik.

Guru pendamping muda dari setiap desa adalah ujung tombak tenaga pendidik PAUD untuk merubah perilaku hidup warga di desa.

Ia menambahkan, warga desa juga perlu mendapat informasi yang benar dan menyeluruh. Agar terhindar dari informasi yang salah.

“Di era sekarang ini yang serba digital, semua orang memakai sosial media. Jangan sampai warga juga ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas,” tutupnya.

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan