Gugus Songulara Simpotove Parigi Moutong Laksanakan Kegiatan Parenting Stunting

  • Whatsapp
Gugus Songulara Simpotove Parigi Moutong Laksanakan Kegiatan Parenting Stunting
Kegiatan parenting- Gugus songulara simpotove Parigi Moutong laksanakan kegiatan parenting stunting di RTH Masigi, Rabu 12 Februari 2020.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Gugus songulara simpotove Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melaksanakan kegiatan parenting dengan tema mencegah stunting.

“Kami juga berperan dalam mendukung program pencegahan stunting, melalui edukasi kepada para siswa,” ungkap Kepala Disdikbud Parigi Moutong Adrudin Nur saat membuka kegiatan parenting di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Masigi, Rabu 12 Februari 2020.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi. Terutama, pada 100 hari pertama kehidupan dimulai sejak janin berada dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.

Orang tua atau wali siswa kata dia, perlu memperhatikan pemberian gizi pada anak. Dalam rangka pencegahan stunting di masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun.

“Alasannya, karena anak pada saat itu sedang dalam masa pertumbuhan otak. Pada usia empat bulan dalam kandungan, sampai usia dua tahun,” terangnya.

Kegiatan itu diisi dengan sejumlah lomba kerjasama antara orang tua dan anak yang diikuti lembaga-lembaga PAUD di wilayah Parigi.

Sebelumnya, terkait dukungan kesuksesan program pengentasan stunting, Disdikbud Parigi Moutong gencarkan lima layanan dasar PAUD HI.

“Program dukungan terkait stunting di bidang PAUD Disdikbud Parigi Moutong, berfungsi untuk mempercepat akselerasi program,” ungkap Kabid PAUD Disdikbud Parigi Moutong, Nurlina.

Ia melanjutkan, lima layanan dasar stunting PAUD HI yaitu layanan pendidikan, kesehatan gizi perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan.

Maksud dari seluruh layanan dasar stunting PAUD HI secara holistik dan integrasi adalah kelima layanan dengan 53 indikator dilayani secara bersama. Kerjasama antar lintas sektor dan instansi.

Menurutnya, kalau unsur pendidikan terkait stunting terpenuhi, maka orang tua dapat mengerti bagaimana cara mendidik dan mengasuh anak. Pendidikan dan pengasuhan sejak 1000 hari kelahiran pertama.

“Pendidikan baik dari sisi stimulus dan perkembangan anak. Dari situlah dinilai fase perkembangan anak secara normal,” terangnya.

Kemudian, terkait stunting PAUD juga bertugas untuk menyiapkan ilmu, menyiapkan mainan, menyiapkan dan parenting selama proses pendampingan.

Kegiatan parenting itu kata dia adalah memberi pelajaran kepada orang tua terkait pemberian hak kesehatan, gizinya, perawatannya, pengasuhannya dan perlindungan anaknya.

Ia menambahkan, yang terpenting adalah pemenuhan dua kebutuhan yaitu kebutuhan lahir dan batin. Kebutuhan lahir anak terkait gizinya sedangkan kebutuhan batinnya melalui pemenuhan unsur kesejahteraan, pengasuhan dan perlindungan.

Baca juga: Penerimaan Honorer Kabupaten Parigi Moutong Tergantung Kebutuhan Daerah

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.