Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Gubernur Sulawesi Tengah Minta Tata Kelola Ketersediaan Oksigen Dibenahi

Gubernur Sulawesi Tengah Minta Tata Kelola Ketersediaan Oksigen Dibenahi
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.

Gemasulawesi– Gubernur Sulawesi Tengah minta tata kelola ketersediaan oksigen di rumah sakit dibenahi.

“Direktur rumah sakit untuk lebih serius melakukan pembenahan ketersediaan oksigen. Agar tabung kosong oksigen di rumah sakit jangan sampai menumpuk,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura melalui keterangan tertulis, Minggu 15 Agustus 2021.

Ia menyebut, rumah sakit harus sesuaikan distribusinya dengan pelayanan distributor oksigen terdekat.

Baca juga: Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah

Tata kelola ketersediaan oksigen itu harus menjadi perhatian kita bersama, bupati dan wali kota serta kepala Dinas Kesehatan.

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura meminta tata kelola ketersediaan oksigen di rumah sakit (RS) segera dibenahi.

Permintaan pembenahan tata kelola ketersediaan oksigen itu, karena Gubernur melihat ketersedian oksigen merupakan hal sangat vital dalam perawatan pasien covid19 di rumah sakit.

Gubernur Sulawesi Tengah juga meminta kepada seluruh direktur rumah sakit agar memastikan ketercukupan oksigen.

Direktur rumah sakit harus memperhitungkan ketersediaan oksigen dengan jumlah pasien dirawat di rumah sakit selama 24 jam.

“Saya meminta direktur rumah sakit jangan teledor terhadap ketersediaan oksigen rumah sakit karena nyawa pasien menjadi taruhannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, dirinya banyak memperoleh informasi langsung, jika oksigen kosong di rumah sakit sementara sudah dibutuhkan pasien.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pengurangan Mobilitas Masyarakat 

Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah

Sebelumnya, Pemda Parigi Moutong minta bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah, terkait krisis tabung oksigen di RSUD Anuntaloko Parigi untuk merawat pasien positif covid19.

“Iya, kami meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah. Dan secepatnya kami akan diajukan ke Pemprov,” ungkap Sekretaris daerah Parigi Moutong, Zulfinasran Ahmad.

Sejak melonjaknya pasien menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi krisis tabung oksigen tidak hanya berlaku di Parigi Moutong.

“Tidak bisa dipungkiri kebutuhan tabung oksigen memang meningkat. Oleh karena itu kami sedang mengupayakan agar oksigen selalu tersedia di rumah sakit,” tutupnya. (***)

Baca juga: Lagi, Lima Pasien Covid19 Meninggal Dunia di Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post