Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

waktu baca 2 menit
Foto: Gubernur dan Kasman Lassa/Antara.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Untuk menopang ibu kota negara baru di Kalimantan, Gubernur akan menyiapkan infrastruktur jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan.

“Kami juga siapkan Donggala sebagai daerah penyangga ibu kota negara baru,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura, di Kota Palu, Rabu 7 Juli 2021.

Ia mengatakan, salah satu infrastruktur jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan akan dibangun adalah pelabuhan memadai.

Pelabuhan untuk mendukung transportasi jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan langsung ke Kalimantan Timur.

“Tujuannya, agar hasil bumi masyarakat dapat langsung ke Kalimantan Timur,” sebutnya.

Baca juga: Parigi Moutong Siap Topang Kebutuhan Pangan Ibukota Baru

Hasil bumi berupa pertanian, perkebunan hingga peternakan dapat langsung menuju ibu kota negara baru di Kalimantan Timur, memanfaatkan infrastruktur jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan.

Baca juga: Parigi Moutong Darurat Banjir

Untuk itu Donggala dipilih menjadi lokasi daerah penopang logistik ibu kota negara di Kalimantan.

“Lokasinya strategis karena dekat dengan ibu kota negara baru,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Jadikan Sigi Pusat Agrowisata-Agroindustri

Ia melanjutkan, untuk menunjang percepatan infrastruktur di daerah, maka Pemprov Sulawesi Tengah akan memberi dukungan anggaran senilai Rp100 miliar per kabupaten/kota.

Terkait itu, Bupati Donggala Kasman Lassa menyebut siap membantu Pemprov Sulawesi Tengah dalam pembangunan jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan.

Baca juga: Pembangunan Parigi Moutong 2021, Memajukan Infrastruktur Dan Pemerataan Ekonomi

“Kami respon positif gagasan Gubernur H Rusdy Mastura,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah gelontorkan bantuan senilai Rp12 Miliar untuk percepatan rehab rekon di Donggala.

Baca juga: Kondisi Geografis Penyebab Kemiskinan Masih Terjadi di Indonesia

“Saya minta Bupati Kasman Lassa untuk mempercepat pemulihan penyintas gempa dan tsunami di Donggala,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura.

Ia menginginkan warga Donggala bisa kembali menjalani kehidupan dengan baik.

Baca juga: Bulog Klaim Isu Harga Beras Turun Bukan Akibat Impor

Sehingga, pilihan pemulihan penyintas warga terdampak gempa dan tsunami harus segera dilakukan.

“Saya juga meminta Bupati Donggala fokus dan serius menyelesaikan dampak pandemi covid 19,” tutupnya.

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg

Laporan: Rafiq/Biro Adm Pimpinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.