Gerindra Parimo Galang Dana Bantu Korban Banjir Toribulu-Tomini

Gerindra Parimo Galang Dana Bantu Korban Banjir Toribulu-Tomini
Foto: Waket DPRD Parigi Moutong, Faisan Badja.
Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Gerindra Parimo galang dana bantu korban banjir Toribulu-Tomini, usai banjir melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.

“Penyaluran bantuan merupakan program Gerindra peduli. Rencananya bantuan kali ini kami berikan kepada korban banjir di beberapa desa di Kecamatan Toribulu dan Tomini,” ungkap Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong dan sebagai kader Partai Gerindra, Faisan Badja, kepada wartawan, Kamis 15 Juli 2021.

Saat ini, total terkumpul Rp7 juta dari kegiatan Gerindra Parimo galang dana untuk korban banjir beberapa waktu lalu.

Baca juga: Banjir Tomini Parigi Moutong, Enam Rumah Warga Rusak Berat

Kegiatan Gerindra Parimo galang dana, Penggalangan dana untuk bantuan masih dilakukan hingga kini. Dan rencananya disalurkan pekan ini kepada para korban.

Agar bantuan hasil Gerindra Parimo galang dana bisa tepat sasaran, pihaknya telah meminta data-data korban bencana kepada BPBD dan PMI. Pihaknya yakini keduanya memiliki keakuratan data kebencanaan.

“Para korban membutuhkan sembako, kitchen set, baby kit, sarung, selimut dan tenda,” sebutnya.

Sebab, terjangan benjir beberapa waktu lalu, mengakibatkan sebagian korban kehilangan peralatan dapur, karena rumahnya mengalami kerusakan baik ringan, sedang dan bahkan ringan.

Disamping itu, ada juga korban bayi dan balita membutuhkan bantuan kebutuhan dasar atau pokok, seperti popok serta selimut.

“Kami terlebih dahulu mencari tahu kebutuhan dan data para korban, dari data BPBD dan PMI. Jadi bantuan diberikan nanti, tidak berupa uang tunai,” ujarnya.

Baca juga: Reses Anleg Gerindra Parimo: Warga Butuh Perhatian Pemda

Gerindra Parimo Galang Dana Bantu Korban Banjir Toribulu-Tomini
Foto: PMI Parigi Moutong bangun tenda bantu korban banjir di Tomini.

Gerindra dorong Pemdes bantu korban banjir

Ia menuturkan, selain Gerindra Parimo galang dana, pihaknya juga mendorong pemerintah desa untuk menggunakan dana desa dan pembiayaan pengadaan tanah.

Lahan itu nantinya, akan digunakan untuk pembangunan hunian tetap bagi para korban bencana tinggal di sepadan pantai, seperti di Desa Tilung Kecamatan Tomini.

Sebab, pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran pembangunan hunian tetap bagi para korban bencana, dengan persyarakatan pemerintah setempat telah menyiapkan lahannya terlebih dahulu.

Baca juga: Relawan Kemanusiaan Galang Dana untuk Pasien Covid 19

“Kami mendorong pemerintah desa untuk pembebasan lahan, namun harus berdasarkan kesepakatan bersama ditingkat desa,” kata dia.

Sementara untuk normalisasi sungai, harus diketahui terlebih dahulu terkait batas-batas penanganan, sebab pemerintah provinsi juga menangani persoalan itu.

Baca juga: Korban Banjir di Tomini Butuh Sembako dan Tempat Mengungsi

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post