Genjot Produksi, Pemprov Sulawesi Tengah Dorong Petani Tanam Kedelai

waktu baca 2 menit
Lahan Kacang Kedelai Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Genjot produksi kacang kedelai sebagai salah satu komoditas pangan yang dibutuhkan secara nasional, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah dorong petani di daerah itu tingkatkan produksi kacang kedelai.

Ada empat sentra kedelai di Sulawesi Tengah, yaitu Kabupaten Banggai, Poso, Donggala dan Morowali Utara yang yang sejak lama sudah membudidayakan komoditas tersebut.

“Sejak Kementerian Pertanian mencanangkan program nasional upaya khusus tingkatkan produksi padi, jagung dan kedelai (pajale), para petani terus mengembangkan produk ini hingga saat ini, dan kami mendukung petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitasnya,” ucap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Nelson Metubun di Palu, Sabtu 2 Juli 2022.

Untuk mempercepat peningkatan produksi dan produktivitas tanaman, pihaknya mendorong petani untuk memanfaatkan kembali lahan yang tidak terpakai dan mempercepat pengolahan lahan pasca panen.

Baca: Viral Video Mesum di Pelabuhan Paotere Makassar, Polisi Akan Selidiki

Nelson mengatakan, dorongan Pemerintah Daerah untuk mempercepat peningkatan produksi, salah satunya intervensi melalui bantuan perluasan bibit, alat dan mesin pertanian (Alsintan), termasuk pupuk bersubsidi.

Selain itu, Pemerintah Daerah mendekatkan pasar dengan mencoba membeli produk yang dapat diterima petani untuk merangsang semangat mereka untuk bercocok tanam.

Dinas TPH melaporkan produksi kedelai di Sulawesi Tengah sekitar 2.020 ton biji kering pada tahun 2021, dengan produksi yang fluktuasi pada tahun ini, namun kinerja ini dinilai baik.

“Tahun 2022 kami prediksi produksi komoditas ini bisa mencapai 14.616 ton biji kering,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya lain yang dilakukan dinas TPH adalah mengoptimalkan pengembangan kawasan pangan nusantara, dengan target 15.000 hektare. Ini merupakan program nasional jangka panjang untuk nantinya mendukung pasokan pangan warga ibu kota negara di Kalimantan Timur itu.

Dua komoditas utama yang ditanam di zona pangan nusantara adalah jagung dan kedelai. Saat ini, sebagai langkah awal, Pemprov Sulawesi Tengah telah menyiapkan lahan seluas 1.123 hektar di Desa Talaga, Kabupaten Donggala.

“Di lahan ini sedang disiapkan 261 hektar untuk tanaman kedelai dan 231 hektar untuk tanaman jagung, dan kemungkinan luas tanaman ini bisa ditingkatkan,” kata Nelson. (*/Ikh)

Baca: Cegah KDRT, Ketua TP-PKK Dorong Peningkatan Kualitas Keluarga

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.