Gempa Tektonik Melanda, Warga Banggai Diminta Waspada

  • Whatsapp
Gempa Tektonik Melanda, Warga Banggai Diminta Waspada
Gempa Banggai Kepulauan, 29 Juni 2019 (Sumber: BMKG)

Banggai, gemasulawesi.com Gempa tektonik kembali melanda Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulteng, terjadi pada hari Sabtu, 29 Juni 2019, pukul 01:07 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa tektonik terletak pada koordinat 122,46° BT dan 1,97° LS.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, gempa tektonik bermagnitudo 5,5 pada kedalaman 14 km, berjarak 97 km barat daya Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Menurut informasi GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 122,52° BT dan 1,93° LS, dengan magnitudo 5,0 pada kedalaman 33 km.

Berdasarkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa berada pada koordinat 122,621° BT dan 1,940° LS, dengan magnitudo M 4,9 pada kedalaman 39,9 km.

Menurut rilis BMKG, pusat gempa tektonik berada di laut. Wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gempa sebagian besar disusun oleh batuan sedimen berumur kuarter dan tersier.

Selanjutnya, batuan sedimen berumur kuarter dan tersier tersebut dapat bersifat lapuk, urai atau lepas, dan belum kompak sehingga memperkuat efek guncangan gempabumi.

Berdasarkan posisi dan kedalamannya, gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar yang berada di wilayah tersebut.

Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi.

Kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi.

Gempa tektonik tersebut tidak menyebabkan tsunami, karena energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.

Hingga berita ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan peristiwa ini, dari Pemda setempat.

Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat.

Kemudian diminta agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Sumber: rilis BMKG

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.