2Banner GIF 2021

Gempa Magnitudo 5,4 Getarkan Poso, Sulawesi Tengah

Gempa M 5,4 Getarkan Poso, Sulawesi Tengah
Foto: BMKG Shakemap. Gempa M 5,4 Getarkan Poso, Sulawesi Tengah.

GemasulawesiBadan Meteorologi dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa M 5,4 getarkan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu 6 November 2021.

Catatan BMKG, gempa Poso terjadi sekitar pukul 10:56:19 WIB di wilayah barat laut Kabupaten Poso.

Episenter gempa Poso terletak pada koordinat 1,36° LS ; 120,48° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 30 km arah barat laut Kabupaten Poso, pada kedalaman 10 km.

Baca juga: Satgas BLBI Sita 124 Hektare Tanah Milik Tommy Soeharto di Karawang Jawa Barat

BMKG menyebut gempa di Poso tidak menimbulkan tsunami.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Sausu. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ).

Dampak Gempabumi

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Poso III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Morowali Utara III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Parigi dan Luwu Timur II – III MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan

Hingga hari Sabtu, 06 November 2021 pukul 11.25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) sebanyak 5 kali gempa, dengan rentang magnitudo terbesar 3,0 dan terkecil 2,8.

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Negara akan Lelang Aset Tanah 124 Hektare Milik Tommy Soeharto

Kemudian, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Baca juga: BMKG Ingatkan Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina

Berikut penjelasan BMKG terkait skala MMI

Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

Skala II MMI: Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Skala IV MMI: Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Skala V MMI: Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. (**)

Baca juga: BMKG: Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Alor Selatan dan Kota Batu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post