Rabu, Mei 12, 2021
BerandaSulawesi baratGempa Kembali Getarkan Majene, Magnitudo 4,4

Gempa Kembali Getarkan Majene, Magnitudo 4,4

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– BMKG merilis gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, berkekuatan magnitudo 4,4.

Data BMKG 31 Januari 2021 pukul 20.13 Wita, tercatat epicentrum gempa kembali getarkan Majene itu berada di darat, 45 Km arah timur laut Majene, Sulawesi Barat.

Lokasi gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, berada di 3,14 Lintang Selatan – 119,09 Bujur Timur, pada kedalaman 14 Km.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan III MMI di Majene, II MMI di Mamuju, II MMI di Mamasa dan II MMI di Polman. Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Gempa 5,4 SR Guncang Mamuju Tengah, Terasa Hingga Majene

Sebelum gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, M 4,4 hari ini, BMKG menyebut gempa Majene beberapa waktu lalu dipicu adanya Sesar Naik Mamuju atau Mamuju Thurst.

Di sisi lain, BMKG juga mengatakan, gempa susulan masih akan terjadi seperti lazimnya pasca terjadi gempa kuat.

Sehingga, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang kekuatannya signifikan.

Selain itu, gempa susulan signifikan juga dapat memicu adanya longsoran landslide dan runtuhan batu rockfall. Makanya, masyarakat di kawasan perbukitan dengan tebing curam agar perlu waspada.

Belajar dari sejarah, pesisir Majene, Sulawesi Barat, pernah dilanda gelombang tsunami yang dipicu adanya gempa bumi seperti pada tahun 1969. Maka, masyarakat khususnya yang berada di wilayah pantai atau pesisir agar waspada. Apabila merasakan gempa bumi kuat agar segera menjauhi pantai.

Warga juga perlu mengetahui apa itu skala MMI gempa. Berikut informasi yang dapat dipelajari:

I skala MMI berarti getaran gempa bumi tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI, getaran atau goncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI, getaran gempa bumi tektonik dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI, pada saat siang hari, gempa bumi dapat dirasakan orang banyak di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

Terkait gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, BMKG mengingatkan warga untuk selalu waspada dan mencari informasi terkait gempa getarkan Morowali dari sumber yang dapat dipercaya.

Baca juga: Tim Medis Parimo Cek Kesehatan 100 Warga Korban Gempa Majene

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.