Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Gempa Guncang Touna Sulteng, Kekuatan Magnitudo 5,8

Gempa Guncang Touna Sulteng, Kekuatan Magnitudo 5,8
Foto: Rilis BMKG Gempa Touna.

Gemasulawesi– Gempa guncang Touna Sulteng, kekuatannya magnitudo 5,8 pada Kamis 26 Agustus 2021, pukul 10.14 Wita.

BMKG mencatat gempa guncang Touna Sulteng dengan getaran skala IV-V MMI di Ampana, IV Poso, III Morowali, II Palu, II Toli-toli, II-III Luwu Timur, II-III Parigi Moutong dan II Buol.

Menurut analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa guncang Touna Sulteng, berlokasi di titik koordinat 0,70 Lintang Selatan (LS) dan 121,51 Bujur Timur (BT).

Baca juga: Gempa di Teluk Tomini Parigi Moutong, Kekuatan Magnitudo 4,1

Pusat gempa guncang Touna Sulteng, berada di laut dan berjarak 44 Km dari arah barat laut Touna.

Hasil analisis, gempa tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Gempa M 6,2 Guncang Majene Sulbar Dini Hari, Dirasakan Hingga Parimo

Touna juga pernah diguncang gempa M6,5

Diketahui, pada kejadian gempa M6,5 beberapa waktu lalu, jika memperhatikan peta tektonik. Rentetan catatan sejarah gempa kuat di Touna, tampak berada pada jalur Sesar Balantak yang berarah barat timur.

Namun perlu dikaji lebih mendalam untuk memastikan pembangkit gempa Tojo Una-Una. Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang tapi tetap waspada.

“(Jangan) mempercayai berita bohong terkait dugaan dan prediksi bencana dari pihak-pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas dia.

Berikut penjelasan BMKG terkait skala MMI

Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

Baca juga: Pasca Gempa Touna: BMKG Himbau Warga Jauhi Pantai

Skala II MMI: Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca juga: BMKG: Gempa Touna M 5,9 Dirasakan Hingga Palu

Skala IV MMI: Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Skala V MMI: Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Baca juga: Asal Morowali Utara dan Touna, Tiga PDP Corona Baru Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post