Rabu, Mei 12, 2021
BerandaSulawesi TengahGempa Magnitudo 3,8 Getarkan Tolitoli Sulteng

Gempa Magnitudo 3,8 Getarkan Tolitoli Sulteng

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi Gempa bumi bermagnitudo 3,8 getarkan Kabupaten Tolitoli Sulteng.

BMKG mencatat pada Minggu 5 Juli 2020, pukul 10.52 WITA, gempa berpusat di darat, 44 Km arah tenggara Tolitoli, getarkan Kabupaten Tolitoli Sulteng.

Episenter gempa bumi tektonik terletak pada koordinat 0,77 Lintang Utara dan 121,11 Bujur Timur, pada kedalaman 91 Km.

Selanjutnya, BMKG menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Diketahui, BMKG Kelas 1 Palu telah mencatat sebanyak 29 segmen sesar aktif yang berada di Sulawesi Tengah melalui pemetaan yang dilakukan Tim Pusat Gempa Nasional.

BMKG Palu mengungkapkan, pemetaan yang dilakukan Tim Pusat Gempa Nasional di Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 29 segmen sesar akif.

Sesar yang sering aktif dalam satu tahun terakhir di wilayah Sulawesi Tengah yakni sesar Palu Koro, Sesar Sausu, Sesar Palolo Graben, sesar Poso, sesar Tolitoli, sesar Buol dan sesar Matano.

Selain itu ada satu sesar yang berada di wilayah Banggai Laut yaitu sesar Peleng yang aktif dan menyebabkan gempa bermagnitudo 6.9 skala richter terjadi beberapa waktu lalu.

BMKG Palu juga sudah memasang jejaring sensor yang cukup rapat untuk menganalisa potensi gempa dan penanganannya.

Untuk Pulau Sulawesi, Tim Pusat Gempa Nasional mencatat sebanyak 48 sesar aktif dari hasil pemetaan yang dilakukan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.