Minggu, Mei 16, 2021
BerandaSulawesi baratHari Ini, Gempa M 3,7 Getarkan Mamuju Tengah

Hari Ini, Gempa M 3,7 Getarkan Mamuju Tengah

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi barat, gemasulawesi– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 getarkan Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Rilis BMKG 20 Januari 2021, gempa kali ini berpusat di Mamuju Tengah, namun dirasakan hingga Kabupaten Mamuju dan Bonehau.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,47 Lintang Selatan dan 119,54 Bujur Timur. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 42 km arah Tenggara Mamuju Tengah, pada kedalaman 6 km,” rilis BMKG, 20 Januari 2021.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi yang getarkan Mamuju Tengah.

Baca juga: Gempa M 6,2 Guncang Majene Sulbar Dini Hari, Dirasakan Hingga Parimo

Hasil pemodelan menunjukkan, gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sumber Gempa Majene M 6,2

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, episenter Gempa Majene 14-15 Januari 2021 sangat berdekatan dengan sumber gempa yang memicu tsunami pada 23 Februari 1969 dengan kekuatan 6,9 pada kedalaman 13 km.

“Sebelumnya pernah terjadi gempa pada 1969 yang menimbulkan tsunami empat meter. Saat itu gempa menyebabkan 64 orang meninggal, 97 luka-luka dan 1.287 rumah serta masjid rusak,” jelas Bambang.

Baca juga: Gempa 5,4 SR Guncang Mamuju Tengah, Terasa Hingga Majene

Hal senada diungkapkan Koordinator Bidang Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, bahwa gempa yang terjadi di Majene merupakan perulangan gempa pada 1969.

Pasalnya, dibangkitkan sumber yang sama yaitu Sesar Naik Mamuju (Mamuju thrust). Namun, saat itu pusat gempa berada di laut sehingga menimbulkan tsunami.

“Sesar Naik Mamuju ini sangat aktif. Dari sebaran gempa utama dan susulan yang terjadi sejak 14-15 Januari, ada tiga yang bisa kita kenali sumbernya dan memiliki kesamaan dengan gempa masa lalu,” tambah Daryono.

Baca juga: Sejumlah Titik Pengungsi Majene-Mamuju Kekurangan Stok Makanan

Berdasarkan data dan historis, telah terjadi tiga gempa dan tsunami merusak di sekitar Majene yaitu pada 11 April 1967 dengan magnitudo 6,3 di Polewali Mandar yang menimbulkan tsunami dan menyebabkan 13 orang meninggal.

Kemudian pad 23 Februari 1969 di Majene dengan magnitudo 6,9 menyebabkan 64 orang meninggal, 97 luka dan 1.287 rumah rusak di empat desa. Serta pada 8 Januari 1984 dengan magnitudo 6,7 di Mamuju namun tidak ada catatan korban jiwa tapi banyak rumah yang rusak.

Baca juga: Ini Peta Potensi Tanah Longsor Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.