Geger Penemuan Bayi Perempuan Dalam Masjid Luwu, Sulawesi Selatan

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Geger penemuan anak bayi perempuan dalam masjid di di Dusun Kariako, Desa Buntu Karya, Kecamatan Ponrang Selatan, Luwu, Sulawesi Selatan.

Ada secarik kertas bertuliskan nama dan tanggal lahir bayi diduga sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya.

Penemuan Bayi perempuan itu pertama kali ditemukan oleh warga Bernama Munir 32 tahun, seorang petani di Desa Buntu Karya.

Ia menemukan bayi perempuan yang ditinggalkan seseorang di mimbar Masjid Attaqwa pada Minggu 10 Juli 2022 pukul 05:00 WITA saat hendak melakukan shalat subuh.

Baca: Kasus Penganiayaan Ibu Hamil di Bulukumba Masuk Tahap Penyidikan

Munir mengatakan, saat hendak menunaikan salat subuh, ia mendengar suara yang mirip dengan suara anak kucing.

“Saya dengar ada suara seperti suara anak kucing, tapi karena penasaran, Munir yang hendak ingin menunaikan shalat subuh mengurungkan niatnya dan mencari sumber suara itu dan menemukan bayi yang di selimuti kain sarung batik warna ungu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin 11 Juli 2022.

Munir mengatakan, setelah menemukan bayi itu, dia mencari bantuan dan warga pun berdatangan

Mereka membuka sarung yang menutupi bayi itu dan menemukan selembar kertas berukuran 1×2 sentimeter dengan nama dan tanggal lahir bayi tertulis di atasnya.

“Di belakang selimut bayi itu ada tulisan di secarik kertas Rizkya Nashita Salwa dan 09 Juli 2022, setelah itu kami laporkan ke polisi,” ucap Munir.

Kapolsek Ponrang AKP Supriady mengatakan, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Ponrang Selatan untuk mendapatkan perawatan.

“Kami tengah menyelidiki orang tua yang tega membuang anaknya ke masjid,” Ujar Supriady. (*/Ikh)

Baca: Nelayan Hilang di Perairan Majene, SAR Bentuk TIM Pencarian

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.