Total Frag Zone, Tim Esport Kota Palu Sarat Prestasi

waktu baca 2 menit
Total Frag Zone, Tim Esport Kota Palu Sarat Prestasi

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Total Frag Zone atau dikenal TFz adalah tim Esport di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang sarat prestasi lokal.

Total Frag Zone ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian gamers Palu, karena mereka salah satu tim yang mempunyai segudang prestasi lokal. Bahkan, hingga mampu mencetak pemain berkualitas nasional.

Total Frag Zone Esport Kota Palu menaungi beberapa divisi game, salah satunya DOTA2,” ungkap TFz Captain, Andika “Melodick”, di Palu beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, Divisi DOTA2 TFz belum lama ini terbentuk untuk mengikuti ajang nasional, yang diselenggarakan organisasi Esport IESPA (Indonesia Esports Association).

Selaku kapten lanjut dia, ia melakukan recruit dengan cepat pemain yang masuk dalam kategorinya.

“Adalah Ari, Zaldi, Abo, Koko dan Abi pemain yang sebelumnya belum pernah dalam satu tim,” urainya.

Namun, dengan kepercayaan diri ia berhasil melakukan orientasi dan adaptasi baru bagi anggota barunya ini.

Melakukan latihan intens dalam seminggu, TFz percaya diri menghadapi ajang IES SMARTFREN tingkat Lokal dan nasional.

“Divisi DOTA2 TFz menjadi satu-satunya perwakilan Pulau Sulawesi dengan nama Sulteng Tadulako, di ajang IES SMARTFREN yang diselenggarakan IESPA dan Liga Game,” tuturnya dengan bangga.

Tapi sebelum itu, perjalanan yang ditempuh cukup berat. Dimulai dari kualifikasi kota, TFz harus menghadapi dua rival beratnya yaitu Tim Junior Esports dan SS Darvin.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

Setelah berhasil menaklukan kedua tim itu, TFz melaju ke babak kualifikasi daerah.

“Menjadi perwakilan Provinsi Sulteng, TFz harus menghadapi salah satu tim terkuat dari Manado yaitu Sulut Fighters,” jelasnya.

Kualifikasi daerah dibagi menjadi dua tahap selama dua Bulan. Pada tahap pertama TFz harus mengalami kekalahan dengan skor 2-1.

Namun, akhirnya TFz berhasil merebut kejayaannya di tahap kedua dengan hasil yang sama 2-1.

“Karena dianggap imbang Score Win Round, maka Liga Game selaku penyelenggara memutuskan untuk menghitung total Kill in Game yang didapatkan kedua perwakilan,” terangnya.

Ia melanjutkan, Tim TFz Sulteng Tadulako memperoleh 192 kill sementara Sulut Fighters hanya terpaut 4 point dari tim Sulteng dengan score 188 kill.

Sehingga, TFz Sulteng Tadulako berhak menjadi perwakilan Pulau Sulawesi di Grand Final IES SMARTFREN INDONESIA. Dan akan menghadapi tiga tim perwakilan dari Pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan.

Membawa nama Sulawesi sampai ketingkat Nasional menjadi suatu kebanggan bagi TFz.

“Saat pandemi virus corona saat ini, yang sedang berlangsung, TFz tetap melakukan kegiatan latihan mempersiapkan diri. Dan penguatan mental agar dapat secara optimal mengikuti kompetisi itu,” tutupnya.(***)

Baca juga: Akankah Kota Palu dan Donggala Terapkan PSBB?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.