Fasilitas Sekolah di Desa Torue Rusak Akibat Banjir Bandang

waktu baca 2 menit
Anggota Brimob dan Pol PP tengah melakukan pembersihan sarana pendidikan yang terdampak banjir Torue beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Fasilitas atau sarana sekolah rusak akibat banjir bandang di Torue, Kamis 28 Juli 2022 malam, hal itu berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Aminudin saat ditemui Senin 01 Agustus 2022.

“Lima fasilitas sekolah yang alami rusak berat dan ringan yaitu SDN Torue, SD Inpres Torue, TK Nusa Indah, PAUD Nurul Hasanah dan SMP Negeri Torue,” ujarnya, Senin 01 Agustus 2022.

Ia mengatakan pasca banjir, pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini PUPRP dan BPBD setempat, untuk mendata tingkat kerusakan lembaga pendidikan.

Baca: Korban Banjir Bandang Torue Alami Gejala ISPA dan Penyakit Kulit

Termasuk ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, pagar dan struktur pendukung lainnya. Beberapa item tersebut menjadi perhatian khusus.

“Seperti ruang kelas yang tertimbun lumpur, buku pelajaran dan dokumen sekolah,” jelasnya.

Ia mengatakan sekolah yang rusak parah adalah SDN dan SMP N Torue, serta dua taman kanak-kanak. Sedangkan SD Inpres Torue mengalami kerusakan ringan. Pihaknya juga telah mengajukan proposal ke Kementerian Pendidikan melalui dana alokasi khusus (DAK) APBN.

Sejauh ini, jajaran Disdikbud dan guru dari sekolah yang terkena dampak membersihkan ruang kelas yang tertutup lumpur dengan bantuan TNI, Polri dan relawan yang turun ke lokasi banjir.

“Kami hanya membersihkan beberapa hari, sambil memeriksa kondisi untuk dimungkin siswa dapat masuk sekolah atau masih diliburkan,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: DPD Gerindra Sulawesi Tengah Suplai Air Bersih di Torue

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.