BPKP Evaluasi Progres Program Stunting Parigi Moutong

  • Whatsapp
BPKP Evaluasi Progres Program Stunting Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng
BPKP Evaluasi Progres Program Stunting Parigi Moutong. Pemda terima kunjungan BPKP di Kantor Bupati Parimo, Jumat 17 Juli 2020.

Berita parigi moutong, gemasulawesi BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah verifikasi dan evaluasi progres Disbursement Linked Indicator program percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Parigi Moutong.

“Tujuan kami datang ke Parigi Moutong, untuk melakukan evaluasi dan verifikasi indikator keberhasilan pelaksanaan stunting,” ucap salah satu anggota tim BPKP Sulteng, Fahmi Advidyan di Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat 17 Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Evaluasi dan verifikasi pencapaian Disbursement Linked Indicator, program percepatan pencegahan stunting Parigi Moutong. Berdasarkan peraturan pemerintah RI nomor 60 tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah.

Serta, Peraturan Presiden RI nomor 192 tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta dalam rangka memenuhi ketentuan Loan Agreement Number 888-4ID dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-716/MK.08/2018 tanggal 24 September 2018.

Ia mengatakan, ada beberapa indikator akan menjadi penilaian Disbursement Linked Indicator. BPKP telah menyiapkan indikator pemeriksaan yang harus disiapkan OPD, terkait program stunting.

“Informasi awal, kami akan melakukan kroscek terlebih dahulu terkait kegiatan stunting yang dilakukan di Parigi Moutong ini,” urainya.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan stunting terdapat sepuluh indikator. Dan semua indikator itu ada di Pemerintah daerah, sebagian dilakukan Pemerintah pusat.

Sebagai data awal kata dia, terdapat dua indikator soal stunting di beberapa OPD Parigi Moutong. Yaitu, indikator sandang pangan dan non tunai.

“Stunting itu adalah anggarannya bersumber dari APBN. Indikator untuk mengetahui sejauh mana kegiatan stunting dilaksanakan. Maka, kami perlu lakukan verifikasi,” terangnya dihadapan Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan sejumlah 18 Kepala OPD yang terkait stunting.

Dari indikator itu, ada yang bisa terpenuhi dan tidak. Dan jika terpenuhi permintaan indikator, pihaknya meminta yang sederhana saja.

“Yang dinilai ada sepuluh indikator. Namun, kami hanya butuh enam indikator saja,” jelasnya.

Indikator pertama adalah komitmen pimpinan daerah untuk menjadikan program percepatan pencegahan stunting menjadi skala prioritas.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.