Enam Unit Mobil Tanki Air Bersih Suplai Korban Banjir Torue

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Sejumlah Warga Desa Torue Mengungsi Pasca Banjir Bandang

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Enam unit mobil tanki air bersih dikerahkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memenuhi kebutuhan suplai air bersih korban banjir bandang Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Idran di Torue, Rabu 03 Agustus 2022.

“Mobil tangki sudah beroperasi beberapa hari untuk suplai kebutuhan air bersih warga sekitar yang terdampak banjir,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Idran saat ditemui di Torue, Rabu 03 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, enam unit mobil tanki air bersih yang dikerahkan, tiga di antaranya milik Kementerian PUPR Wilayah III Sungai Sulawesi (BWSS III), dua unit milik BPBD Sulawesi Tengah dan satu unit milik Dinas Pekerjaan Umum Parigi Moutong.

Baca: Ratusan Polisi Bantu Penanganan Pasca Banjir Bandang di Torue

Warga terus mengeluhkan kekurangan air bersih yang sangat dibutuhkan, dan sumber air di desa-desa terdampak tidak bisa digunakan karena rusak akibat banjir bandang.

“Air tersebut tidak hanya dibutuhkan untuk mandi, mencuci dan memasak, tetapi saat ini juga digunakan untuk membersihkan rumah warga yang tertimbun lumpur, sehingga kebutuhannya sangat mendesak,” kata Idran.

Selain kendaraan yang disediakan oleh pemerintah daerah, ada juga sejumlah kendaraan air milik relawan yang juga mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga, posko pengungsian, dan dapur umum.

ia menjelaskan, hingga hari keenam pasca banjir bandang, pemerintah daerah juga fokus membersihkan rumah dan fasilitas umum warga yang terendam lumpur dengan bantuan relawan kemanusiaan dari berbagai lembaga, dan organisasi.

“Pembersihan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Parigi Moutong. Dengan gotong royong membersihkan rumah warga dalam tiga hari ke depan,” kata Idran.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Pertanahan (PURPP), Parigi Moutong Nyoman Adi mengatakan, selain menggunakan kendaraan angkutan air bersih, pihaknya juga telah mengerahkan unit mobil tinja untuk melayani tiga titik pengungsian.

Termasuk satu unit truk Tronton untuk mendukung mobilitas alat berat dan peralatan lainnya yang dibutuhkan untuk penanggulangan tanggap darurat.

“Beberapa hari ini kami juga menggunakan alat berat untuk pemulihan Sungai Torue,” ucap Nyoman. (*/Ikh)

Baca: Resep Ayam Woku Manado Pedasnya Maksimal

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.