Enam Rumah Rusak dan Satu Warga Meninggal Pasca Gempa 7,1 SR

Enam Rumah Rusak dan Satu Warga Meninggal Pasca Gempa 7,1 SR
Gempa Bumi Sulut dan Malut

Sulawesi Utara, gemasulawesi.com Sebanyak enam rumah mengalami kerusakan dan satu orang warga Kota Bitung meninggal pasca gempa 7,1 SR melanda Sulawesi Utara (Sultra) dan Maluku Utara.

“Sesuai data sementara yang masuk, ada enam rumah milik warga yang rusak ringan akibat guncangan gempa,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Bitung Sulawesi Utara, Robert Ruddy Wongkar, dikutip dari berita manado, Jumat, 15 November 2019.

Read More

Ia melanjutkan, keenam rumah itu mengalami dinding roboh yakni empat rumah di Kelurahan Binuang Kecamatan Lembah Utara, satu rumah di Kelurahan Lirang Kecamatan Lembeh Utara dan satu rumah di Kelurahan Pateten Satu.

Selain rumah kata dia, terdapat satu Lansia yakni Lorensia Andaria (73) dari keluarga Daling-Andaria warga Kelurahan Manembo-Nembo lingkungan tiga RT empat dinyatakan meninggal dunia karena shok saat gempa.

Baca juga: Gempa 7,4 SR, Sulawesi Utara Dan Maluku Utara Terancam Sapuan Tsunami

“Diduga karena shok saat terjadi gempa,” jelasnya.

Walaupun warga sempat mengungsi ke dataran tinggi lanjut dia, namun saat ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Pihaknya masih terus melakukan penyisiran di lapangan untuk menghimbau warga tetap tenang serta tidak panik.

“Gempa sampai Jumat pagi masih terjadi tapi kami himbau warga tetap tenang dan tidak cepat mempercai isu-isu kecuali informasi dari BMKG dan BPBD atau pemerintah setempat,” katanya.

Baca juga: Minimalisir Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal, Bapenda Parigi Moutong Sulawesi Tengah Gelar Sosialisasi

Sebelumnya, Gempa magnitudo 7,4 yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini ancaman sapuan tsunami, Kamis, 14 November 2019.

Rincian gempa, episenter pada 1,63 LU dan 126,40 BT. Tepatnya di laut pada jarak 134 Km arah Barat Laut Jailolo, Maluku Utara pada kedalaman 10 Km. Gempa bumi terjadi sekitar pukul 23.17.41 WIB.

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami berdasarkan permodelan matematis. Dengan status ancaman waspada untuk daerah Halmahera Maluku Utara, Bitung Sulawesi Utara dan Ternate Maluku Utara. (**)

Baca juga: Konsep Pencegahan Jadi Strategi Prioritas Penegakan Hukum Kejaksaan

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 comments