fbpx

Rentang Waktu Tiga Jam, Empat Gempa Guncang Palasa

waktu baca 2 menit
Foto: Update Data Gempa Keempat Rentang Waktu Tiga Jam di Kecamatan Palasa Parimo, 29 November 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Badan Meteorologi dan Geofisika atau BMKG mencatat hari ini 28-29 November 2020 dalam rentang waktu tiga jam, empat kali gempa mengguncang Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Tercatat, empat kali gempa mulai dari gempa pertama 28 November 2020 pukul 22.14 Wita hingga gempa keenam 29 November 01.37 Wita.

Gempa pertama menurut info BMKG Stasiun Geofisika Palu pada 28 November 2020 pukul 22.14 Wita, gempa tepatnya berlokasi di darat 15 Km arah barat laut Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Episenter gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,4 terletak pada koordinat 0,60 Lintang Utara dan 120,36 Bujur Timur, pada kedalaman 6 Km.

Baca juga: Palasa Kembali Diguncang Gempa dengan Magnitudo 4,4

Gempa kedua, 29 November 2020 pukul 01.26 Wita, gempa tepatnya berlokasi di darat 11 Km arah utara Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Episenter gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,7 terletak pada koordinat 0,58 Lintang Utara dan 120,46 Bujur Timur, pada kedalaman 10 Km.

Gempa ketiga, 29 November 2020 pukul 01.32 Wita, gempa tepatnya berlokasi di darat 11 Km arah utara Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Episenter gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,2 terletak pada koordinat 0,58 Lintang Utara dan 120,45 Bujur Timur, pada kedalaman 10 Km.

Baca juga: BMKG: Gempa Hari Ini di Palasa Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa keempat, 29 November 2020 pukul 01.37 Wita, gempa tepatnya berlokasi di darat 9 Km arah utara Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Episenter gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 terletak pada koordinat 0,58 Lintang Utara dan 120,45 Bujur Timur, pada kedalaman 4 Km.

Sementara itu, BMKG menyebut gempa di Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah akibat aktivitas sesar lokal.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal,” bunyi rilis BMKG, 28 November 2020.

Berdasarkan laporan masyarakat dalam rilis BMKG Stasiun Geofisika Palu, gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Baca juga: Hari Ini, 88 Orang Dinyatakan Positif Covid 19 di Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.