2Banner GIF 2021

Elite Partai Golkar Respon Sikap Gubernur Gorontalo Terhadap Mensos

Elite Partai Golkar Respon Sikap Gubernur Gorontalo Terhadap Mensos
Foto: Elite Partai Golkar Respon Sikap Gubernur Gorontalo Terhadap Mensos.

Gemasulawesi– Elite Partai Golkar, Muhidin Mohammad Said turut merespon sikap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang merasa tersinggung dengan aksi emosional Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

“Respons Rusli Habibie merupakan pengingat untuk melakukan perbaikan,” ungkap Ketua Bidang Pemenangan Pemilihan Umum (Pemilu) Wilayah Sulawesi Tengah, DPP Golkar, Muhidin Mohamad Said kepada wartawan di Jakarta, Minggu 3 September 2021.

Dia memang mengakui, persoalan itu tidak ada hubungannya dengan Partai Golkar, karena merupakan urusan pemerintah.

Baca juga: Mensos Masih Temukan Penerima Bansos Tunai Salah Sasaran

Namun, menurut Muhidin, sikap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diyakini hanya ingin Mensos Risma memperbaiki cara berkomunikasi kepada seorang pegawai kecil.

“Apa yang disampaikan Gubernur itu suatu hal untuk perbaikan sikap seorang pejabat setingkat menteri, agar memberikan suatu perbaikan dalam berkomunikasi, apalagi dengan seorang pegawai kecil,” sebut Muhidin.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa tersinggung dengan aksi emosional Mensos Tri Rismaharini, yang menunjuk-nunjuk warganya saat berkunjung di Kota Gorontalo.

Sikap emosional Mensos Tri Rismaharini memarahi dan menunjuk-nunjuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Gorontalo, Kamis 30 September 2021, viral di media sosial.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang ibu menteri, sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” buka Rusli usai menghadiri acara Survei Indeks Kepuasan Masyarat Terhadap Kinerja Pemerintah bertempat di Hotel Maqna, Jumat 1 Oktober, dikutip dari laman resmi Pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo.

Rusli menilai, sikap emosional Risma tidak patut dilakukan. Selain sebagai seorang ibu, Risma berpangkat menteri telah memberi contoh buruk bagaimana seorang pejabat negara bersikap.

Dia pun mengingatkan Risma untuk menjaga sikap di depan rakyat, terlebih saat berkunjung ke kampung orang. Menunjuk nunjuk dan memarahi seorang pendamping PKH dengan emosional, membuat hati Rusli sedih.

“Pangkat, jabatan harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah ya dikoreksi, di depan umum lagi,” ucapnya.

Terkait aksi Risma yang marah-marah ke warga, Rusli mengaku, telat mendapat informasi itu. Peristiwa Risma marah terjadi ketika pemprov dan pemerintah kabupaten/kota se-Gorontalo sedang melakukan pemadanan data bantuan sosial.

Adapun Rusli pada saat bersamaan sedang mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kunjungan kerja ke Kabupaten Boalemo. (***)

Baca juga: Gubernur Gorontalo Tersinggung Aksi Emosional Mensos Tri Rismaharini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post