fbpx

Elektabilitas Prabowo Subianto Bersaing Ketat Dengan Ganjar Pranowo

waktu baca 2 menit

Politik, gemasulawesi – Elektabilitas Prabowo dan Ganjar bersaing ketat berdasarkan riset yang dilakukan Lembaga survei Indometer. Menurut survei Lembaga Indometer elektabilitas Menteri Pertahanan dengan Gubernur Jawa Tengah itu bersaing terlihat dari hasil survei dalam enam bulan terakhir ini.

Hal tersebut dijelaskan oleh salah satu Lembaga Survei Indometer saat melakukan riset elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo selama 6 bulan terakhir.

“Posisi teratas bursa calon presiden 2024 masih di dominasi oleh Prabowo dan Ganjar,” ucap Direktur Eksekutif Indometer Leonard S.B. Di keterangan tertulis, Minggu, 15 Mei 2022.

Dari hasil riset Lembaga Survei Indometer, Prabowo memenangkan 22,5 persen tipis dari hasil yang didapatkan Ganjar 22,1 persen. Dan di tempat ke tiga di isi nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih 12,8 persen.

Ia menjelaskan, Prabowo dan Ganjar saat ini masih bersaing ketat di elektabilitas pemilihan calon presiden tahun 2024, sementara Anies yang masih mengejar dibelakangnya.
Selain ketiga nama tersebut, Indometer juga menunjukkan kelayakan untuk nama lain, yakni Ridwan Kamil 8,6% dan Sandiaga Uno 5,3%. Jika dilihat dari Juli 2020, elektabilitas
Ganjar Pranowo cenderung meningkat, bahkan mencapai lebih dari 20% pada bulan September 2021.

Baca: Pola Hidup Sehat Ala Tokoh Besar Dunia

“Sementara Prabowo baru mulai bangkit dan kembali mengungguli Ganjar sejak Desember 2021. Sebelumnya, Prabowo, kata dia, lebih menikmati eligibilitas tinggi setelah dua kali mencalonkan diri di Pilpres,” ucapnya.

Namun, sejak pandemi Covid-19, Ganjar muncul sebagai penantang potensial. Namun, lanjutnya, Ganjar masih mendapat kendala dari internal partainya sendiri yang lebih condong ke Puan Maharani.

Ia juga menjelaskan, kalau Puan Maharani juga diperkirakan akan berpasangan dengan Prabowo, didukung oleh koalisi PDI-P dan Gerindra. Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah harus mulai mencari dukungan dari partai lain untuk mengubah elektabilitas agar menjadi tiket pemilihan presiden 2024.

Baca: Ade Armando Tantang Eddy Soeparno Terkait Tuduhan Penodaan Agama

“Survei Indometer juga merilis nama kandidat yang memiliki potensi bersaing di calon pemilihan presiden tahun 2024, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini. Dan juga disusul Puan Maharani , Andika Perkasa, Airlangga Hartarto, dan Mahfud MD ,” ucapnya.

Survei Indometer dilakukan pada 20-27 April 2022 dengan 1.200 responden di seluruh provinsi dan dipilih secara acak menggunakan multistage random sampling.Yang dimana wawancara itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Margin of error survei adalah sekitar 2,98% dengan kepercayaan 95%. (*)

Baca: 10 Pasangan Mesum di Kota Makassar Diringkus di Kamar Hotel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.