Cegah Stunting, Ini Cara DP3AP2KB Parigi Moutong Edukasi Ibu Hamil

  • Whatsapp
Edukasi Ibu Hamil Untuk Cegah Stunting di Parigi Moutong
illustrasi makanan untuk ibu hamil

Parigi moutong, gemasulawesi.comDinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencanan (DP3AP2KB) Parigi Moutong (Parimo) memberikan edukasi kepada ibu hamil untuk cegah stunting.

“Edukasi ini berupa informasi pemenuhan kebutuhan gizi bayi,” ungkap Kabid Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga DP3AP2KB Parigi Moutong, Hj Nurdiani Musdini, di ruangan kerjanya, Rabu 18 Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, banyak ibu-ibu yang kurang memahami pentingnya pemenuhan asupan makanan begizi selama proses kehamilan.

Terutama kata dia, pada 1000 hari pertama kehidupan dimulai dari nol bulan hingga bayi telah berumur lima tahun.

Program ini lanjut dia, lebih kepada intervensi orang tua melalui bina keluarga balita yang digalakkan ke lokasi target.

“Kader hingga keluarga Balita dapat melihat perkembangan Balita dengan menggunakan kartu perkembangan anak,” terangnya.

Ia menjelaskan, selama masa kehamilan para ibu harus segera mengecek sebanyak empat kali dalam satu tahun.

Program ini kata dia, hanya sekedar edukasi. Namun, lebih kepada pola pertahanan keluarga. Jadi, cara mengasuh anak dengan baik itu diajarkan dengan baik sejak dalam kandungan.

“Kalau kami turun ke lokasi untuk stunting, segera bersosialisasi kepada ibu-ibu hamil, kemudian memberikan edukasi stunting,” tuturnya.

Selanjutnya, penerapan edukasi stunting menggunakan semacam permainan ular tangga. Di dalam permainan ular tangga itu, sudah ada informasi seputar gizi bayi kepada ibu hamil.

Pihaknya kata dia, tidak mengintervensi terkait penambahan makanan. Seperti makanan yang dibuat untuk dibagikan ke ibu hamil.

“Itu adalah tugas dan fungsi Dinas Kesehatan dan DPMPD Parigi Moutong. Jadi, masing masing OPD memang memiliki porsi tersendiri,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya hanya berfokus kepada edukasi perkembangan anak melalui penambahan wawasan orang tua. Seluruh elemen mesti ikut andil mencegah stunting di Parigi Moutong.

Kader-kader KB diharuskan untuk mengevaluasi areal binaannya dengan menggunakan kartu perkembang anak.

“Disitu kita berbicara tentang motorik halus dan kasar tentang perkembangan anak. Pada saat ada masalah ibu harus berkonsultasi ke Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Baca juga: Parigi Moutong Sudah Membentuk Sekretariat Desk Pilkada Sulawesi Tengah

Laporan: Ince Hidayatullah

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.