Jumlah Korban Teridentifikasi KM Ladang Pertiwi 02 Bertambah

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Jumlah korban yang teridentifikasi dari tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 kembali bertambah, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan yang mengkonfirmasi bahwa telah berhasil identifikasi korban seorang lansia bernama Rahama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana diketerangannya, pada hari minggu 05 Juni 2022.

“Setelah di identifikasi melalui data primer yaitu gigi, sidik jari dan juga berdasarkan data sekunder berupa properti,” ucap Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Brigjen Pol Asep Hendradiana, dalam keterangan tertulis yang diterima di pada hari Minggu 06 Juni 2022.

Ia mengatakan, Jenazah merupakan warga Pulau Pamaligang, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Kalukuang Masalima, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, berusia sekitar 70-75 tahun. Jenazah diterima oleh Wakil Bupati Pangkep kemudian akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Pangkep.

Baca: Banjir Rendam Ratusan Pemukiman Warga Kabupaten Mamuju

Dengan identifikasi jenazah atas nama Rahama, kata dia, total tiga jenazah korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi telah teridentifikasi. Sebelumnya, tim DVI Polda Sulawesi Selatan juga berhasil mengidentifikasi satu korban bernama Sitti Hajrah dan korban kedua bernama Asni.

“Jumlah penumpang 50 orang. Selamat 31 orang, 4 orang meninggal, 3 orang sudah teridentifikasi dan 15 orang lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya.

Sebelumnya, KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam pada hari Kamis 12 Mei 2022 sekitar 10 Nautical Mile (nm) di Perairan Selat Makassar. KM Ladang Pertiwi 02 mengalami kecelakaan usai berangkat dari Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, menuju Pulau Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene, Sulawesi Selatan, Rabu 11 Mei 2022.

Kapal motor kayu itu, menurut Syahbandar setempat, tidak memiliki izin angkutan penumpang dan barang, hanya izin penangkapan ikan. Polisi telah mengidentifikasi kapten kapal dan pemilik sebagai tersangka. Keduanya terbukti terlibat dalam kelalaian yang menenggelamkan kapal itu. (*)

Baca: Urusan Harta Gono-Gini, Pria Asal Kendari Bacok Mantan Istri Berkali-Kali

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.