Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Dugaan Pelecehan Seksual, Kepala MAN Serdang Bedagai Diberhentikan

Dugaan Pelecehan Seksual, Kepala MAN Serdang Bedagai Diberhentikan
Foto: Illustrasi Kasus Pelecehan Seksual.

Berita nasional, gemasulawesi– Dugaan pelecehan seksual terhadap YE pegawai honorer, Kepala MAN Serdang Bedagai Fahri Nasution diberhentikan sementara dari jabatannya.

“Yang bersangkutan dinonaktifkan sementara dari jabatannya sampai proses hukum selesai,” ungkap Kakanwil Kemenag Sumut melalui Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut Erwin Dasopang, Jumat 23 Juli 2021.

Pihaknya menunjuk Wakil Kepala MAN Serdang Bedagai sebagai Pelaksana Harian (Plh). Selain itu Inspektorat Jendral (Irjen) Kemenag telah melakukan pemeriksaan terkait laporan dugaan pelecehan seksual.

Baca juga: Faktor Keamanan Kerja Penyebab Rendahnya Laporan Pelecehan

Penonaktifan Kepala MAN Serdang Bedagai ini juga dilakukan untuk memberi kesempatan kepada Fahri Nasution, agar fokus menghadapi proses hukum terkait dugaan pelecehan seksual dijalaninya.

Bila nantinya tidak terbukti, maka bersangkutan akan dikembalikan lagi ke jabatannya Kepala MAN Serdang Bedagai.

“Kalau tidak terbukti, kita akan kembalikan haknya. Kami tidak ingin kasus ini menimbulkan gejolak dan mengganggu proses belajar-mengajar,” kata dia.

Kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan Fahri Nasution Kepala MAN Serdang Bedagai terhadap YE telah dilaporkan ke Polres Serdang Bedagai.

Meski sudah dilaporkan sejak 17 September 2020, laporan korban diterima dalam LP Nomor STTLP/180/IX/2020/SU/RES SERGAI masih mengambang.

Kemudian, YE melaporkan Polres Sergai ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut pada 9 Juli 2021.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bayi di Sumut

Ombudsman dalami dugaan maladministrasi penanganan laporan berlarut

Ombudsman menerima laporan pelecehan seksual dari pelapor, kemudian melakukan klarifikasi terhadap pihak terkait mulai dari Polres Sergai, Fahri, dan Kanwil Kemenag Sumut atas dugaan maladministrasi penundaan berlarut atas laporan pelapor.

Ia menceritakan kejadian bermula saat ia digoda Fahri Nasution dengan mengajaknya jalan-jalan. Awalnya YE tidak menganggap dengan serius.

Namun, godaannya semakin lama semakin sering. Sampai akhirnya pada Desember 2019, YE didatangi Fahri Nasution dan pelecehan pun terjadi.

Saat itu, YE memilih diam karena takut kehilangan pekerjaannya. Namun ternyata, pelecehan itu terus berulang. Semua pelecehan ini dialaminya saat berada di lingkungan sekolah.

Bahkan Fahri Nasution pernah mengeluarkan alat kelaminnya. YE mengaku kerap dipermalukan Fahri Nasution, karena sudah tidak tahan lagi, akhirnya dia memilih berhenti bekerja. (***)

Baca juga: Siswi MAN 1 Palu Raih Juara Tiga Lomba Robotic Madrasah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post